Umar tiba-tiba pulang lebih cepat hari itu, langkah kakinya menggetarkan lantai tepat saat jam satu siang menunjukkan angka itu. Nay masih duduk di sofa ruang tengah, matanya menatap layar drama Korea tanpa benar-benar menyerap ceritanya. Tangannya sibuk meremas camilan yang selama ini menjadi teman setianya di masa kehamilan.
Saat Umar duduk di sampingnya, tanpa sepatah kata, ikut mencicipi makanan di meja, tubuh Nay mendadak kaku. Wajah Umar santai, seperti tak ada masalah yang harus diungkapkan, tapi dada Nay seakan tertekan, sesak yang tak tertahankan. Camilan itu, jelas berasal dari Citra, wanita yang kini membagi hidup dengan Umar, meski Nay belum mengerti perasaan apa yang sebenarnya Citra bawa.
Ingatan akan kedatangan Citra pagi tadi, berpura-pura bermain dengan bayi dalam kandungan, menggerayangi kesadaran Nay dengan dingin yang menusuk.
Kalimat-kalimat Umar mengalir seperti racun, mengiris luka lama yang selama ini Nay coba sembunyikan rapat-rapat. Dengan suara dingin, ia melabrak Nay, menuduhnya menghalangi jalan pulang yang selama ini dianggap miliknya.
“Rumahnya?” Nay menggigit bibir, rasa asing menggerayangi kata itu. Bukankah kini ada rumah lain yang menjadi tempat Umar kembali? Citra.
Suaminya bukan hanya milik Nay lagi. Pikiran itu menghantui Nay, datang bertubi-tubi. Umar telah menikahi Citra, menjalankan poligami tanpa sepatah kata pun untuk Nay. Meski begitu, di hadapan suaminya, Nay tetap menutupi kepedihan dengan wajah tenang, menonton drama favoritnya seolah tiada yang terjadi.
Mungkin sikap itu yang membuat luka nya perlahan membeku, bukan sembuh. Namun, benarkah ini keikhlasan? Ataukah hanya ketidakberdayaan yang Nay bungkus rapi dengan senyum palsu? Lapisan legit yang tadi di tangan Umar terasa hambar kini, hilang segala kenikmatannya. Matanya sesekali menyapu sosok Nay, istrinya, yang diam membisu di sofa.
Umar mencoba menyembunyikan kegelisahannya saat bertanya, “Kamu yang beli lapis legit ini, sayang?”
Suaranya terdengar biasa saja,…
ISTRI YANG DIPOLIGAMI
Bab 39
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments