Bab 59

Umar menatap tajam sosok Pak Usman yang berdiri di hadapannya, tangan lelaki tua itu gemetar samar saat menggenggam amplop tebal. Suara serak namun berisi kehangatan terucap pelan dari bibir Pak Usman, saat amplop itu perlahan digenggam erat dan disodorkan,seolah membawa beban tak kasat mata yang ingin ia titipkan kepada Umar.

"Umar, terimalah ini. Modal tambahan untuk warung bakso dan mie ayam mu," ucap Pak Usman sambil menatap lurus ke mata Umar, seolah ingin memastikan pesannya sampai. Umar mengangguk, jari-jarinya meraba amplop itu, hatinya berdebar. Kata-kata Pak Usman tak sekadar tentang uang.

 "Niatkan semua ini untuk ibadah dan sedekah, Nak," lanjut Pak Usman pelan, suara hatinya terselip di antara kata-kata itu.

"Jangan hanya hitung untung rugi dengan mata manusia. Matematika Tuhan berbeda. Jika kamu selalu memberi dan murah hati, Dia akan melipatgandakannya," pesan itu menyentuh jiwa Umar, membuatnya menunduk dalam diam, meresapi harapan dan tanggung jawab yang kini ada di tangannya.

Kata-kata Pak Usman jatuh seperti hujan tipis yang menyentuh kulit, lembut tapi tak terelakkan. Umar menoleh sebentar ke langit terbuka di balkon rumah tiga lantai ini, tempat mereka duduk. Biasanya balkon itu dipenuhi suara tawa dan jemuran pakaian yang berayun, tapi sekarang sunyinya seperti mengikat setiap kata yang terucap.

"Sudahkah kau benar-benar pedagang yang pemurah?" suaranya menggema pelan di kepala. Tangan Umar menggenggam amplop itu, sedikit bergetar tanpa dia sadari. Umar menatapnya, mencoba menakar ulang semua yang selama ini pria itu kejar dalam angka dan laba.

"Terima kasih, Pak," jawab pria dewasa itu seraya menunduk, suara bergetar tipis,

 "Tapi modal itu... mungkin masih bisa Bapak simpan dulu. Tabunganku masih cukup." Di balik kata-kata sopan itu, ada rasa segan yang mengganjal. Apakah dia sebagai seorang anak laki-laki sudah cukup baik? Ataukah Umar terlalu sibuk dengan hitung-hitungan dan lupa berbagi?

Namun, tatapan Pak Usman langsung menancap tajam k…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!