Tiyah sekarang sedang berada dalam ruangan kerja Anton. Dia berjalan dengan bebas di dalam ruangan itu.
Membaca beberapa dokumen di atas meja. Mencari buku-buku ataupun file-file yang berhubungan dengan perusahaan.
"Nona. Ayo kita keluar dari sini." ucap Hendrik pada Datiyah.
"Ka Hendrik, santai saja. Lagipula Ayah Anton sedang keluar meeting kan? Dan kemungkinan akan lama.
Lagipula dia sudah tidak pernah melarangku untuk masuk ke sini."
Hendrik sudah kembali dari belajar di luar negeri 3 tahun yang lalu. Di mana dia diperintah oleh Anton untuk menjadi bodyguard Tiyah atau mematai Tiyah.
"Apa yang kalian lakukan di sini?" Tanya Anton yang masuk dalam ruangan.
"Ada yang mau aku bicarakan." jawab Tiyah singkat dan duduk di sofa dalam ruang kerja.
Menatap pada Jun dan Hendrik menyuruh mereka keluar. Anton menghela nafasnya dan duduk berhadapan dengan Tiyah.
"Ada apa? Dan jangan bilang kamu tidak mau pergi ke perjodohan besok."
Tiyah menutup mata dan menarik nafasnya. "Sebenarnya itu yang pengen aku omongin. Aku ngerti Ayah Anton butuh kerja sama dan keuntungan. Tapi, aku gak mau."
"Kamu tahu, mau tidak mau kamu akan tetap pergi. Dia yang akan memutuskannya besok" Tiyah hanya bisa menghela nafasnya.
"Okay, okay!" jawab Tiyah mengangkat tangannya.
"Aku dengar kamu menemui beberapa rekan kakekmu yang meninggalkan perusahaan begitu aku yang mengambil alih." Anton berjalan ke arah mejanya dan membuka sebuah map.
"Iya, kenapa? Ayah ada masalah dengan itu? Lagipula semua kegiatanku sudah dilaporkan Kak Hendrik. Jadi aku gak perlu bohong kan?"
Anton menyeringai licik.
"Kamu fikir sejauh mana kamu bisa melangkah? Aku tahu semua rencanamu mengambil alih semua harta keluargamu, dan membawa ibumu pergi dari sini."
Datiyah tersenyum "Bukannya itu rencana yang sudah pasti?"
"Apa yang seorang gadis sepertimu bisa lakukan? Hanya lulusan SMA Negeri, meskipun preatasimu tinggi. Tapi kamu faham kan dunia ini butuh uang dan kekuasaan?"
"Ayah Anton, aku bukan anak kecil lagi."
"Benarkah?"…
Bolehkah Aku Mencintaimu?
Berubah?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments