Gama yang sejak beberapa hari ini setelah pulang kantor tidak langsung ke kamarnya atau ke ruang kerjanya.
"Kamu kembali saja ke kamarmu." Ucap Gama pura-pura memegang gagang pintu ruang kerjanya.
Rendra hanya mengangguk. Dia tahu kalau Gama merasa sangat sedih dan kecewa sehingga menghabiskan waktunya dengan pekerjaan.
"Tuan, lebih baik jangan memaksakan diri. Apa perlu saya sia....." Belum selesei bicara Gama memotong pembicaraan Rendra.
"Tidak, aku tidak perlu apa-apa. Kamu boleh pergi."
Akhirnya Rendra pergi. Gama memeriksa kamarnya melihat Tiyah sudah tidur dan dia menuju perpustakaan.
Dia menuju rak paling ujung di pojok. Disitu Gama manyimpan buku komik dan manganya. Koleksinya sejak dulu.
Yang menjadi favoritnya tidak lain dan tidak bukan adalah Crayon Sinchan yang selalu membuat ia tertawa dengan kejahilan dan kelucuan Sinchan.
Ia selalu membaca komik ketika ia merasa stress. Sedang asyik membaca, dia terkejut ketika mendengar suara.
"Gama?!" panggil Tiyah.
Gama yang terkejut, tak sengaja melepas bukunya. Entah kenapa setelah mengetahui itu adalah Tiyah, dia merasa tidak perlu menyembunyikan komiknya.
Gama membalas sapaan Tiyah dengan senyuman.
"Hai, belum tidur?" sapa Gama.
"Kamu ngapain?" Tiyah mengangkat alisnya bertanya-tanya pada sahabatnya itu.
Gama mengangkat bukunya lagi, dan memperlihatkan sampul bukunya pada Tiyah.
Tiyah memutarkan bola matanya.
"Kamu seriuss?" tanya Tiyah tak percaya. Gadis yang bahkan tak pernah membaca cerita kisah anak-anak masa kecilnya itu.
"Heyy, jangan menghina Sinchan. Memangnya kamu pernah baca?"
Tiyah hanya menggeleng tak perduli. Gama lanjut membaca bukunya.
Tiyah sempat terdiam dan hanya melihat Gama, kemudian ia memutuskan duduk di dan bersandar di rak yang hanya di berjarak selorong dari Gama.
"Kamu baik-baik aja kan?"
"Emm??" jawab Gama masih melihat bukunya.
"emm, aku mau minta maaf soal sebelumnya.
Aku cuma ada sedikit masalah, dan aku malah lampiaskan ke kamu."
Gama kemudian mengangkat kepalanya dan menoleh kes…
Bolehkah Aku Mencintaimu?
Jiwa Anak-Anak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Ted Tuakora
lanjut dong thorr
2020-07-14
1
Mariana
g sabar lanjunt dong
2020-07-14
1
Mariana
lucu juga ya pd baca bk sinchan
2020-07-13
1