"Kamu kenapa?" tanya Mutia yang melihat pakaian Harry yang kusut dan wajahnya yang pucat.
Harry bingung, apa yang harus dikatakan pada Mutia.
"Apa kamu dan bang Fadil bertengkar?" tanya Mutia khawatir.
"Aaaa? Iya, aku ke kamar dulu." Harry mengiyakan ucapan Mutia. Dan Mutia merasa heran melihat tingkah suaminya.
Harry langsung masuk kamar mandi. Dia membasuh dan menggosok seluruh tubuhnya, berharap kesalahan dan dosa besar yang baru saja dia lakukan bisa menghilang. Dia menangis memukul tembok.
"Apa yang sudah kulakukan? bagaimana bisa aku? Dasar laki-laki menjijikan." Dia mengutuk dirinya sendiri dan terus menggosok tubuhnya. Tanpa sadar dia sudah 1 jam berada di dalam.
"Mas Harry?" Mutia mengetuk pintu kamar mandi. Dia mulai khawatir pada Harry, karena tak biasanya dia akan mandi selama itu.
"Mas Harry? Mas Harry!!!" Harry yang kaget membalas panggilan Mutia.
"Iya, ada apa?" agak berteriak.
"Mas baik-baik aja kan?"
"Emmm, aku baik-baik aja. Lagi sebentar aku keluar." Berusaha menjaga suaranya senormal mungkin.
Setelah mendengar suara Harry Mutia sedikit lega. Tapi entah kenapa ada yang mengganjal dalam hatinya.
Jantungnya seperti berdebar gugup tidak jelas. Dia pun akhirnya tertidur.
Sementara Harry yang tubuhnya habis lecet karena gosokan, cepat mengganti bajunya dan pergi ke ruang kerjanya. Ia tak berani menyentuh Mutia dengan tubuhnya yang kotor.
Keesokan paginya, Mutia bangun hanya mendapat catatan kecil dari suaminya bahwa ia akan sibuk jadi perlu untuk berangkat pagi.
Mutia pun menelepon Fadil, tapi teleponnya di abaikan. Dia hanya menghela nafasnya. Penasaran apa yang terjadi antara Fadil dan suaminya. Ditambah dengan sikap aneh Harry.
Seminggu berlalu, selain Fadil yang tidak dapat dihubungi, Suaminya yang terasa menjaga jarak, padahal biasanya tak sehari pun ia pergi tanpa kecupan dari Mutia.
Dan Amira yang tak pernah terlihat seminggu belakangan., dengan alasan dia sibuk dengan sesuatu. Tapi tak menjelaskan pada Mutia apa sesuatu itu.
Tapi dia mengabaika…
Bolehkah Aku Mencintaimu?
Hancur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments