"Rendra, apa harus dia menunggu Tiyah di depan ruang ganti?" ucap Gama yang duduk agak jauh, setelah mengukur tubuhnya dan melihat ke arah Hendrik.
"Saya rasa mungkin mereka biasa melakukannya Tuan."
"Tapi kamu ngerasa aura aneh gak dari laki-laki itu? Dia menatapku seakan benci sekali padaku. Apalagi ingat hari pertama bertemu Tiyah."
"Tentu saja Tuan, dia kan penjaga sekaligus asistennya."
Gama menggeleng sambil berdecak pelan, "Entah kenapa ada aura tak nyaman dari laki-laki itu."
"Kenapa dia masuk ke dalam ruang ganti?" Gama duduk tegak penasaran.
"Tuan, saya rasa lebih baik kita pulang lebih dulu. Saya akan menyelesaikan sisanya."
"Apa? Kenapa? Tiyah belum selesei. Aku sudah memilihkan dia gaun yang indah. Dia pasti senang."
Tapi begitu Tiyah keluar tidak dengan gaun yang ia pilihkan, Gama merasa kecewa.
Dan setelah itupun mereka pulang.
Gama yang baru pulang fitting pakaian pernikahannya menghempaskan tubuhnya ke atas sofa dan menghela nafasnya dengan keras di ruang keluarga. Teringat ucapan Tiyah, "Bagaimana nanti kalau aku jatuh cinta karena kamu terlalu perhatian?"
"perhatian apanya? memilihkan gaun kan bukan sesuatu yang istimewa atau sulit." bergumam pada dirinya sendiri.
Gina yang baru saja dari dapur akan kembali ke kamarnya, berjalan mundur ke arah kakaknya. Tumben melihat kakaknya terlihat lelah dan mengoceh sendiri.
"Apa kak Gama gak berlebihan?" tanya Gina.
"Apanya?"
"Bukannya pernikahan ini cuma sekedar untuk menghindari perjodohan? Kakak cukup minta Om Rendra kan, semuanya selesei dan beres. Gak perlu turun tangan sendiri."
"Mana bisa mengukur baju pernikahan tanpa badanku?"
"Mereka kan simpan ukuran kakak. Kak Gama bahkan bisa menyuruh mereka pergi di manapun kak Gama berada."
"Yah, kakak gak enak aja. Kan kakak yang nawarin Tiyah menikah. Nanti kalau dia kerepotan sendiri bagaimana?"
"Dari yang aku lihat, justru Kak Tiyah lebih santai daripada Kak Gama."
Gama langsung duduk tegak, dan menepuk sofa menyuruh Gina duduk di sampingnya.
"Menurutmu, k…
Bolehkah Aku Mencintaimu?
Merasa Terganggu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments