Khawatir

"Kembali ke sini sekarang juga. Atau aku akan buat hidup perempuan itu menderita. Dan berharap kalau dia harusnya gak pernah ketemu sama kamu lagi." Teriak Mutia melalui telpon memanggil Gama.

"Ma, aku akan mengurus hal ini. Aira sedang sakit. Dan aku akan segera ke situ." balas Gama yang menutup telponnya.

"Aira, aku harus ketemu mama dulu." Ucap Gama yang pamit pada Aira.

Gama kemudian menelpon Rendra dan langsung menyuruhnya bertemu di galeri.

Begitu tiba di galeri, Mutia sudah menunggu dengan kesal dan murka.

"Nyonya, tenangkan diri anda." ucap Monica sambil menyuguhkan teh di hadapan Mutia.

Dia menarik nafas dalam-dalam, ketika itu Gama masuk dan duduk di sofa dalam ruang kerja Mutia di galeri.

"Sebenarnya apa yang kamu fikirkan? Kenapa kamu tidak bisa melihat situasinya?" Mutia meninggikan suaranya.

"Aira sakit. Apa yang harus aku fikirkan? Aku hanya ingin menemaninya dan merawatnya."

"Lalu bagaimana dengan Tiyah? Apa kamu tau dia sangat sedih dan kecewa. Hari ini aku mengajaknya ke sini untuk menjernihkan fikirannya dan menghiburnya. Tapi kami malah di sambut pertanyaan gila dari wartawan."

Gama mengusap wajah dan rambutnya, kelihatan stress.

"Dan apa kamu sudah tau, harga saham kita jatuh karena perbuatanmu? Dan apa kamu juga tau, bahwa perhatian kamu terhadap Aira sekarang malah akan membuatnya terlihat buruk. Yah, meskipun akhirnya aku tak perlu melakukan apapun untuk membuatnya menderita. Tapi, apa kamu lihat Tiyah? Dia sangat sedih."

"iya, aku tau. Harusnya aku tidak meninggalkan dia begitu saja tadi malam." ucap Gama yang kecewa pada dirinya sendiri.

"di mana Tiyah sekarang? "

"dia mungkin diluar bersama Gina. Dan hal yang penting sekarang adalah, perbaiki semua ini. Apa kamu tau? para petinggi sudah marah karena kamu menjalin hubungan dengan Sugesti melalui Tiyah, dan sekarang kamu membuat masalah seperti ini lagi membuat harga saham semakin anjlok."

Tak lama kemudiam, Rendra tiba.

"Apa sudah kamu siapkan semuanya? "

"ya Tuan Muda, nanti sore semuanya…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Jasmani Burdan

Jasmani Burdan

lanjuuut daan semangat 💪💪💪💪

2020-10-21

0

Nurularswar

Nurularswar

Senangnya aku dengar datiyah nyari hendrik dulu daripada gama

2020-10-20

0

Widya Maya Loupatty

Widya Maya Loupatty

up lagi Thor.. semangat

2020-10-20

1

lihat semua
Episodes
1 Perjuangan Jihan
2 Terperangkap
3 Melindungi Datiyah
4 Tak Berdaya
5 Cahaya untuk Datiyah
6 Putus Asa
7 Malam Pernikahan
8 Ketabahan Datiyah
9 Ruang Hukuman
10 Keputusan Jihan
11 Pelukan Terakhir Untuk Tiyah
12 Kehidupan Baru Tiyah dan Jihan
13 Sembunyi- Sembunyi
14 Kesedihan
15 Pertemuan
16 Visual Pemeran
17 Amarah
18 Ancaman
19 Harry untuk Mutia
20 Pengkhianatan
21 Hancur
22 Luka Dalam
23 Berubah?
24 Bayangan
25 Perjodohan dan Perjodohan
26 Lamaran yang Romantis?
27 Aku bukan Orang Baik
28 Gaun Pengantin
29 Merasa Terganggu
30 Menikah
31 Kesedihan di Matanya
32 Kecewa
33 Perasaan yang berubah?
34 Berita Skandal
35 Galeri Mutia
36 Tidak Ada Yang Namanya Rahasia
37 Jiwa Anak-Anak
38 Membujuk
39 Hadiah Dari Gama
40 Bukan Cinta Monyet
41 Amanat
42 Terlambat
43 Terkejut
44 Kebiasaan Baru
45 Ini Bukan Cinta
46 Panggilan dari Anton
47 Berbagi Masalah
48 Mama Mertua
49 Hang Out
50 Kecewa
51 Media gosip
52 Sang Pencipta Monster
53 Pulangnya Hendrik
54 Sedihmu juga Sedihku
55 Bingung
56 Khawatir
57 Tak Suka Rasanya
58 Minta tolong
59 Konferensi Pers
60 Pengakuan Cinta
61 Cemburu
62 Bulan Madu dan Kencan?
63 Pria Misterius
64 Katakan Bahwa Kau Mencintaiku
65 Fokus
66 Aira
67 Luka Aira
68 Noda Yang Tak Hilang
69 Emosi
70 Tak Ada Rahasia
71 Pengakuan
72 Bergerak
73 Kecewa dan Amarah
74 Haruskah Aku Berhenti?
75 Tinggalkan Semuanya
76 Malam Pertama
77 Milikku
78 Kemenangan???
79 Hentikan....!!
80 Maaf......
81 canggung
82 Aku Lelah dan Menyerah
83 Bukan ini....
84 Menjauh
85 Salah Sangka
86 Kehidupan Baru
87 Bolehkah Aku Mencintaimu?
88 Kepergian Hendrik
89 Gagal
90 Pamit
91 Terima Kasih
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Perjuangan Jihan
2
Terperangkap
3
Melindungi Datiyah
4
Tak Berdaya
5
Cahaya untuk Datiyah
6
Putus Asa
7
Malam Pernikahan
8
Ketabahan Datiyah
9
Ruang Hukuman
10
Keputusan Jihan
11
Pelukan Terakhir Untuk Tiyah
12
Kehidupan Baru Tiyah dan Jihan
13
Sembunyi- Sembunyi
14
Kesedihan
15
Pertemuan
16
Visual Pemeran
17
Amarah
18
Ancaman
19
Harry untuk Mutia
20
Pengkhianatan
21
Hancur
22
Luka Dalam
23
Berubah?
24
Bayangan
25
Perjodohan dan Perjodohan
26
Lamaran yang Romantis?
27
Aku bukan Orang Baik
28
Gaun Pengantin
29
Merasa Terganggu
30
Menikah
31
Kesedihan di Matanya
32
Kecewa
33
Perasaan yang berubah?
34
Berita Skandal
35
Galeri Mutia
36
Tidak Ada Yang Namanya Rahasia
37
Jiwa Anak-Anak
38
Membujuk
39
Hadiah Dari Gama
40
Bukan Cinta Monyet
41
Amanat
42
Terlambat
43
Terkejut
44
Kebiasaan Baru
45
Ini Bukan Cinta
46
Panggilan dari Anton
47
Berbagi Masalah
48
Mama Mertua
49
Hang Out
50
Kecewa
51
Media gosip
52
Sang Pencipta Monster
53
Pulangnya Hendrik
54
Sedihmu juga Sedihku
55
Bingung
56
Khawatir
57
Tak Suka Rasanya
58
Minta tolong
59
Konferensi Pers
60
Pengakuan Cinta
61
Cemburu
62
Bulan Madu dan Kencan?
63
Pria Misterius
64
Katakan Bahwa Kau Mencintaiku
65
Fokus
66
Aira
67
Luka Aira
68
Noda Yang Tak Hilang
69
Emosi
70
Tak Ada Rahasia
71
Pengakuan
72
Bergerak
73
Kecewa dan Amarah
74
Haruskah Aku Berhenti?
75
Tinggalkan Semuanya
76
Malam Pertama
77
Milikku
78
Kemenangan???
79
Hentikan....!!
80
Maaf......
81
canggung
82
Aku Lelah dan Menyerah
83
Bukan ini....
84
Menjauh
85
Salah Sangka
86
Kehidupan Baru
87
Bolehkah Aku Mencintaimu?
88
Kepergian Hendrik
89
Gagal
90
Pamit
91
Terima Kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!