Ketika subuh tiba, Gama mendekati Datiyah yang berpura-pura tertidur.
"Ada yang harus aku urus hari ini, Semoga kamu cepat pulih. Aku mencintaimu. " Bisik Gama lalu mengecup pipi dan kening Datiyah.
"Tante Jihan? " ucap Gama terkejut ketika membuka pintu.
Datiyah juga ikut terkejut, langsung duduk dan melihat ke arah pintu.
Mata Datiyah berkaca-kaca, dia bingung dengan perasaannya ketika melihat Jihan. Suaranya Tercekat, tangisannya tertahan. Semua perasaan bercampur aduk.
Marah pada Jihan yang tidak bisa melakukan apapun untuknya, Sedih karena dia tau, tak melakukan apapun untuk Datiyah adalah salah satu cara menyelamatkannya.
Datiyah, masih tidak tahu, apakah Anton benar-benar berakhir setelah memb*nuh seseorang.
Jihan pun berfikiran sama, dia tak tau. Apa yang harus dia lakukan sekarang. Semuanya terasa begitu canggung. Dia melihat putrinya tumbuh dewasa dihadapannya, tanpa bisa memberikan kasi sayang yang harusnya dia terima.
Jihan maju selangkah demi selangkah, mendekati putrinya. Ia takut, Datiyah ataupun dirinya terlalu terkejut dengan semua emosi yang selama ini terpendam dalam hati mereka.
Kerinduan, penyesalan, amarah, kesedihan, haru. Dengan perasaan yang susah mereka ungkapkan.
Tangan Jihan meraih pipi Datiyah, mata Datiyah mengeluarkan air mata yang tak terbendung...
"Maaf..... " ucap Jihan pelan dan memeluk Datiyah.
Dalam hati, Datiyah sangat ingin mendorong tubuh Jihan menjauh, tapi dia juga hanya seorang anak yang merindukan ibunya.
Mereka menangis terisak-isak, Datiyah masih terlalu takut memeluk Jihan.
Melihat adegan itu, Gama pergi meninggalkan mereka berdua dalam perasaan mereka yang selama ini terpendam.
Sejak kedatangan Jihan, dan setelah menangis. Mereka berdua hanya duduk bertatapan tanpa sepatah kata pun.
Sampai pagi, seorang perawat memasuki ruangan.
"Selamat pagi, saya akan mengganti air infus ibu Datiyah."
"silahkan," ucap Jihan sambil berdiri mempersilahkan.
"Apa ada keluhan yang dirasakan?" tanya perawat.
"Tidak ada," ucap Datiyah pela…
Bolehkah Aku Mencintaimu?
canggung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments