Pulangnya Hendrik

Setelah pamit pada Datiyah. Hendrik pun langsung kembali ke rumah Sugesti.

"Tuan Anton sudah menunggumu di ruangannya." ucap Narti yang bahagia sekaligus khawatir melihat putranya yang tiba-tiba di panggil Anton untuk kembali ke rumah.

Hendrik mengetuk pintu dan di perintah masuk oleh Anton dan Jun membukakan pintunya.

"Kamu sudah sampai!" Anton kemudian menatap Jun.

"Apa Raka sudah keluar dari rumah?"

"Ya Tuan, tuan muda sudah keluar bersama salah satu pelayan."

" Jihan di mana?"

"Nyonya sedang merangkai bunga di taman belakang." Mendengar hal itu Anton lalu berdiri dan mendekat pada Hendrik.

Meski tak tahu kesalahannya, Hendrik memasang wajah tak bergeming. Dan dia tahu apa yang akan Anton lakukan.

Tangan Anton memukul perut Hendrik.

"Apa yang kuperintahkan padamu?"

"Untuk menjadi bay...." belum selesei bicara Anton memukul perut Hendrik kembali. Meski sakit Hendrik berusaha menahannya.

"Salah." Dia memukul wajah Hendrik hingga Hendrik goyah dan mundur beberapa langkah.

"Katakan padaku, apa tugasmu?" Teriak Anton kembali memukul wajah Hendrik.

"Mengawasi Nona Datiyah." Anton menunggu Hendrik melanjutkan ucapannya. Tapi Hendrik tak mengucapkan apa-apa lagi, sehingga ia lanjut memukul Hendrik.

"Katakan dengan jelas apa tugasmu?" Sambil memukul Hendrik berkali-kali hingga ia jatuh ke lantai.

"Katakan dengan jelas!!" Teriak Anton yang akhirnya menendang Hendrik karena sudah terjatuh.

"Melaporkan semua yang dilakukan Nona Datiyah setiap hari." ucap Hendrik terbatuk-batuk dan sesak nafas menahan rasa sakit.

"Lalu kenapa kamu tak melaporkan kegiatannya beberapa minggu ini? Hah?" Kembali menendang Hendrik.

Hendrik tak menjawabnya. Karena apapun jawabannya Anton tidak akan berhenti memukulnya.

"Berdiri!" Teriak Anton.

Hendrik berusaha berdiri dengan susah payah karena wajah yang babak belur dan tubuh yang sudah memar di mana-mana.

Meski sudah tak sekuat dulu, pukulan Anton masih bisa diperhitungkan.

"Apa kamu sudah ingat tugasmu? Meskipun Tiyah hanya minum air, kau harus m…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

V a n e s s a

V a n e s s a

Seru thor

2020-09-17

0

lihat semua
Episodes
1 Perjuangan Jihan
2 Terperangkap
3 Melindungi Datiyah
4 Tak Berdaya
5 Cahaya untuk Datiyah
6 Putus Asa
7 Malam Pernikahan
8 Ketabahan Datiyah
9 Ruang Hukuman
10 Keputusan Jihan
11 Pelukan Terakhir Untuk Tiyah
12 Kehidupan Baru Tiyah dan Jihan
13 Sembunyi- Sembunyi
14 Kesedihan
15 Pertemuan
16 Visual Pemeran
17 Amarah
18 Ancaman
19 Harry untuk Mutia
20 Pengkhianatan
21 Hancur
22 Luka Dalam
23 Berubah?
24 Bayangan
25 Perjodohan dan Perjodohan
26 Lamaran yang Romantis?
27 Aku bukan Orang Baik
28 Gaun Pengantin
29 Merasa Terganggu
30 Menikah
31 Kesedihan di Matanya
32 Kecewa
33 Perasaan yang berubah?
34 Berita Skandal
35 Galeri Mutia
36 Tidak Ada Yang Namanya Rahasia
37 Jiwa Anak-Anak
38 Membujuk
39 Hadiah Dari Gama
40 Bukan Cinta Monyet
41 Amanat
42 Terlambat
43 Terkejut
44 Kebiasaan Baru
45 Ini Bukan Cinta
46 Panggilan dari Anton
47 Berbagi Masalah
48 Mama Mertua
49 Hang Out
50 Kecewa
51 Media gosip
52 Sang Pencipta Monster
53 Pulangnya Hendrik
54 Sedihmu juga Sedihku
55 Bingung
56 Khawatir
57 Tak Suka Rasanya
58 Minta tolong
59 Konferensi Pers
60 Pengakuan Cinta
61 Cemburu
62 Bulan Madu dan Kencan?
63 Pria Misterius
64 Katakan Bahwa Kau Mencintaiku
65 Fokus
66 Aira
67 Luka Aira
68 Noda Yang Tak Hilang
69 Emosi
70 Tak Ada Rahasia
71 Pengakuan
72 Bergerak
73 Kecewa dan Amarah
74 Haruskah Aku Berhenti?
75 Tinggalkan Semuanya
76 Malam Pertama
77 Milikku
78 Kemenangan???
79 Hentikan....!!
80 Maaf......
81 canggung
82 Aku Lelah dan Menyerah
83 Bukan ini....
84 Menjauh
85 Salah Sangka
86 Kehidupan Baru
87 Bolehkah Aku Mencintaimu?
88 Kepergian Hendrik
89 Gagal
90 Pamit
91 Terima Kasih
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Perjuangan Jihan
2
Terperangkap
3
Melindungi Datiyah
4
Tak Berdaya
5
Cahaya untuk Datiyah
6
Putus Asa
7
Malam Pernikahan
8
Ketabahan Datiyah
9
Ruang Hukuman
10
Keputusan Jihan
11
Pelukan Terakhir Untuk Tiyah
12
Kehidupan Baru Tiyah dan Jihan
13
Sembunyi- Sembunyi
14
Kesedihan
15
Pertemuan
16
Visual Pemeran
17
Amarah
18
Ancaman
19
Harry untuk Mutia
20
Pengkhianatan
21
Hancur
22
Luka Dalam
23
Berubah?
24
Bayangan
25
Perjodohan dan Perjodohan
26
Lamaran yang Romantis?
27
Aku bukan Orang Baik
28
Gaun Pengantin
29
Merasa Terganggu
30
Menikah
31
Kesedihan di Matanya
32
Kecewa
33
Perasaan yang berubah?
34
Berita Skandal
35
Galeri Mutia
36
Tidak Ada Yang Namanya Rahasia
37
Jiwa Anak-Anak
38
Membujuk
39
Hadiah Dari Gama
40
Bukan Cinta Monyet
41
Amanat
42
Terlambat
43
Terkejut
44
Kebiasaan Baru
45
Ini Bukan Cinta
46
Panggilan dari Anton
47
Berbagi Masalah
48
Mama Mertua
49
Hang Out
50
Kecewa
51
Media gosip
52
Sang Pencipta Monster
53
Pulangnya Hendrik
54
Sedihmu juga Sedihku
55
Bingung
56
Khawatir
57
Tak Suka Rasanya
58
Minta tolong
59
Konferensi Pers
60
Pengakuan Cinta
61
Cemburu
62
Bulan Madu dan Kencan?
63
Pria Misterius
64
Katakan Bahwa Kau Mencintaiku
65
Fokus
66
Aira
67
Luka Aira
68
Noda Yang Tak Hilang
69
Emosi
70
Tak Ada Rahasia
71
Pengakuan
72
Bergerak
73
Kecewa dan Amarah
74
Haruskah Aku Berhenti?
75
Tinggalkan Semuanya
76
Malam Pertama
77
Milikku
78
Kemenangan???
79
Hentikan....!!
80
Maaf......
81
canggung
82
Aku Lelah dan Menyerah
83
Bukan ini....
84
Menjauh
85
Salah Sangka
86
Kehidupan Baru
87
Bolehkah Aku Mencintaimu?
88
Kepergian Hendrik
89
Gagal
90
Pamit
91
Terima Kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!