Jihan tahu, semakin cepat dia menerima Anton. Maka semakin cepat pula putrinya bisa keluar dari ruangan itu.
Tapi, bagaimana bisa ia menerima Anton.
Jangankan menyentuhnya, begitu Anton menatapnya, hatinya terasa panas sangat membenci Anton.
Ia bahkan mencoba menghipnotis dirinya sendiri, bahwa ia mencintai Anton.
Tapi tidak ada yang berhasil.
Dia langsung membayangkan wajah Datiyah, gadis yang terluka dan terkulai lemas.
"Maafkan aku, Ayah, Mas Fuad. Aku hanya akan melindungi putriku sekarang. Aku akan melupakan kalian berdua." Ia sudah memutuskan. Meski harus berpura-pura seumur hidupnya.
Sementara itu. Di ruang hukuman.
Tiyah sudah kelaparan dan lemah.
Anton datang mengunjunginya.
"Tiyah, kamu pasti sangat lapar? Kalau mamamu memutuskan untuk makan bersama Ayah. Maka Tiyah pun akan bisa makan."
Gadis kecil itu menatap Anton. "Ayah nggak bohong kan?" Dia bertanya dengan suaranya yang lemah.
Di dalam kepala gadis ini, makanan adalah yang paling difikirkannya. Aroma makanan dari dapur sejak hari kemarin semakin menyiksanya.
Anton tersenyum dan ingin menyentuh kepala Tiyah. Tapi otomatis Tiyah menyilangkan tangannya ke depan wajahnya. Anton tersenyum melihat reaksi gadis kecil di depannya itu.
Entah apa yang lucu menurutnya.
Pagi tiba, Jihan memutuskan untuk ikut sarapan bersama Anton di meja makan.
Awalnya mereka hanya makan berdua. Jihan memakan makanan di hadapannya dengan pelan. Meski ingin berpura-pura, tapi mengingat putrinya yang tidak makan nafsunya sama sekali menghilang. Tapi ia memaksa beberapa suap masuk dalam mulutnya.
Tiyah yang tiba-tiba keluar bersama Jun, mendekat ke meja makan. Tiyah yang melihat ibunya ingin berlari memeluknya. Tapi, ia masih sangat ketakutan karena dia juga melihat Anton yang menatapnya.
"Duduklah, makan sarapanmu!" Ucap Anton.
Tenggorokan Jihan tercekat.
Ingin menangis melihat keadaan putrinya, dengan pakaian yang sudah sobek dan darah akibat cambukan, Dia menutup matanya menahan tangisnya. Dan berpura-pura tersenyum. Bukannya me…
Bolehkah Aku Mencintaimu?
Keputusan Jihan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Tika
aku menangis thoor....😭😭😭😭😭
2020-06-29
1
Jam Jam
akhirnya mereka bisa ketemu lagi.
2020-06-19
2