"Siapkan mobil, kita pulang sekarang" Ucap Gama melalui intercom yang terhubung ke Rendra.
Rendra lalu menyiapkan mobilnya.
"Makanan atau cemilan kesukaan Tiyah apa yah?" gumam Gama sambil mengambil ponselnya dari kantong jasnya.
"Tunggu dulu, kenapa aku harus menanyakan hal itu pada asistennya? Merepotkan. Kenapa juga dia tidak memiliki ponsel di jaman canggih seperti ini?" Gama mengoceh sendiri dalam fikirannya
"Mampir ke toko gadjet. Dan carikan ponsel yang cocok untuk Tiyah." ucap Gama memerintahkan Rendra. Sementara Rendra melihat Gama melalui cermin di depannya.
"Tapi biar aku saja yang memilihkannya."
Begitu sampai di toko gadget, dia langsung direkomedasikan dengan barang terbaru. Tentu saja dia langsung memilihnya untuk Tiyah.
"Tau begini, bukankah lebih baik kamu sendiri saja yang turun?" ucap Gama tersenyum melihat tas kecil yang berisi ponsel baru untuk Tiyah di tangannya.
Sementara itu, Tiyah dan Hendrik masih berdiam di dalam perpustakaan hanya menemukan jalan buntu dalam pencarian mereka.
"Bagaimana kalau kita meminta bantuan Tuan Gama, Nona? barangkali dia tau atau punya informasi tentang pemegang saham terbesar dalam perusahaan Gunawan?"
"Apa Kakak serius? Dari pertama aku gak mau dia ikut campur. Kakak ngerti kan maksudku? Semakin sedikit orang yang terlibat akan jadi semakin baik." Ucap Tiyah yang berdiri dari sofa dan meregangkan otot tubuhnya.
"Aku kembali ke kamar dulu."
"Secepat ini?" Hendrik melihat jam tangannya dan melihat Tiyah.
Tiyah membalasnya tersenyum, "aku butuh istirahat lebih. Meskipun waktu kita sebentar, terburu-buru dalam hal ini juga tidak baik untuk kita. Kenaoa kita tidak iatirahat sejenak? " ucap Tiyah dan Hendrik hanya mengangguk.
Sebenarnya Tiyah sudah tidak sabar melanjutkan membaca buku komik Sinchan yang ia baca semalam. Ia ingin menghibur diri dari kepenatan yang ia rasakan.
Ternyata membaca komik buat ketagihan.
Cepat ia mandi dan mengganti bajunya. Setelah itu ia langsung mengambil posisi duduk di sofa dan lanjut me…
Bolehkah Aku Mencintaimu?
Hadiah Dari Gama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Ted Tuakora
lanjut thorrr cemangat 🤩🤩
2020-07-18
1
V a n e s s a
Semangat thor, lanjut teruss
2020-07-16
0