Katakan Bahwa Kau Mencintaiku

Gama berdiri lalu berjalan memeluk Datiyah dengan erat.

Datiyah terbelalak, tak bisa berkata apa-apa. Dan jantungnya berdegup dengan kencang.

"Gaaa Ma???" ucap Datiyah pelan dan terbata.

Gama semakin mengeratkan pelukannya, dan membenamkan wajahnya dileher Datiyah.

Datiyah tak bisa berkata apa-apa. Dia hanya diam dan berdiri menunggu Gama melepaskan pelukannya.

Setelah agak lama, Gama akhirnya melepaskan pelukannya dari tubuh Datiyah. Dan langsung duduk di atas tempat tidur dan menundukkan kepalanya.

Datiyah melangkah perlahan, mendekati Gama.

"Apa itu tadi?"

"Bukan apa-apa. Aku hanya khawatir. Dan aku fikir kamu hilang lagi. Sudahlah, cepat tidur, besok kita akan ada pemotretan." Gama langsung berbaring dan tak memperlihatkan wajahnya pada Datiyah.

Ketika Datiyah akan menjawab, ia melihat Gama yang sedang tidak mood untuk berbicara, dia pun memutuskan untuk tidur.

Keesokan harinya, semua orang sudah bersiap-siap untuk pemotretan. Tapi, tidak seperti yang direncanakan. Gama dan Datiyah terlihat canggung.

Gama yang terlihat menjaga jarak, dan Datiyah yang bingung tak tau mau mengatakan atau melakukan apa.

Meskipun begitu, kameramen dan krunya berhasil mendapatkan gambar yg terlihat alami dan romantis untuk di publikasikan.

Meskipun suasananya tak begitu.

Sementara itu.

"Apa mbak, benar-benar tak khawatir kalau Tuan Gama benar-benar berpaling?" tanya salah satu asisten Aira.

"Aku?? khawatir??" Ucap Aira sambil melihat cermin dan bertanya pada dirinya sendiri. Dia tengah duduk dan berdandan dan akan memulai syuting.

Dia melihat wajahnya yang cantik, dengan rambut panjangnya. Tanpa ia sadari matanya mulai berkaca-kaca.

"Meskipun aku khawatir, tidak ada yang bisa aku lakukan, untuk membuat wanita itu menerimaku. Membuat Gama hanya melihatku, membuat semua berjalan sesuai rencana ku."

"Apa mbak masih ingin melanjutkan rencana mbak? Bukankah, mbak bilang mbak mencintai Tuan Gama?"

"Iya, aku mencintainya. Dan aku harus menemukan ibuku. Mutia menyembunyikannya entah dimana.…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Choirunnasli Hasibuan

Choirunnasli Hasibuan

kpn di up lagi kak, lg seru2nya

2021-01-26

1

marya

marya

up nya lma banget ya

2021-01-10

0

Firdayanti

Firdayanti

kok kesel yah bacanya

2021-01-09

1

lihat semua
Episodes
1 Perjuangan Jihan
2 Terperangkap
3 Melindungi Datiyah
4 Tak Berdaya
5 Cahaya untuk Datiyah
6 Putus Asa
7 Malam Pernikahan
8 Ketabahan Datiyah
9 Ruang Hukuman
10 Keputusan Jihan
11 Pelukan Terakhir Untuk Tiyah
12 Kehidupan Baru Tiyah dan Jihan
13 Sembunyi- Sembunyi
14 Kesedihan
15 Pertemuan
16 Visual Pemeran
17 Amarah
18 Ancaman
19 Harry untuk Mutia
20 Pengkhianatan
21 Hancur
22 Luka Dalam
23 Berubah?
24 Bayangan
25 Perjodohan dan Perjodohan
26 Lamaran yang Romantis?
27 Aku bukan Orang Baik
28 Gaun Pengantin
29 Merasa Terganggu
30 Menikah
31 Kesedihan di Matanya
32 Kecewa
33 Perasaan yang berubah?
34 Berita Skandal
35 Galeri Mutia
36 Tidak Ada Yang Namanya Rahasia
37 Jiwa Anak-Anak
38 Membujuk
39 Hadiah Dari Gama
40 Bukan Cinta Monyet
41 Amanat
42 Terlambat
43 Terkejut
44 Kebiasaan Baru
45 Ini Bukan Cinta
46 Panggilan dari Anton
47 Berbagi Masalah
48 Mama Mertua
49 Hang Out
50 Kecewa
51 Media gosip
52 Sang Pencipta Monster
53 Pulangnya Hendrik
54 Sedihmu juga Sedihku
55 Bingung
56 Khawatir
57 Tak Suka Rasanya
58 Minta tolong
59 Konferensi Pers
60 Pengakuan Cinta
61 Cemburu
62 Bulan Madu dan Kencan?
63 Pria Misterius
64 Katakan Bahwa Kau Mencintaiku
65 Fokus
66 Aira
67 Luka Aira
68 Noda Yang Tak Hilang
69 Emosi
70 Tak Ada Rahasia
71 Pengakuan
72 Bergerak
73 Kecewa dan Amarah
74 Haruskah Aku Berhenti?
75 Tinggalkan Semuanya
76 Malam Pertama
77 Milikku
78 Kemenangan???
79 Hentikan....!!
80 Maaf......
81 canggung
82 Aku Lelah dan Menyerah
83 Bukan ini....
84 Menjauh
85 Salah Sangka
86 Kehidupan Baru
87 Bolehkah Aku Mencintaimu?
88 Kepergian Hendrik
89 Gagal
90 Pamit
91 Terima Kasih
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Perjuangan Jihan
2
Terperangkap
3
Melindungi Datiyah
4
Tak Berdaya
5
Cahaya untuk Datiyah
6
Putus Asa
7
Malam Pernikahan
8
Ketabahan Datiyah
9
Ruang Hukuman
10
Keputusan Jihan
11
Pelukan Terakhir Untuk Tiyah
12
Kehidupan Baru Tiyah dan Jihan
13
Sembunyi- Sembunyi
14
Kesedihan
15
Pertemuan
16
Visual Pemeran
17
Amarah
18
Ancaman
19
Harry untuk Mutia
20
Pengkhianatan
21
Hancur
22
Luka Dalam
23
Berubah?
24
Bayangan
25
Perjodohan dan Perjodohan
26
Lamaran yang Romantis?
27
Aku bukan Orang Baik
28
Gaun Pengantin
29
Merasa Terganggu
30
Menikah
31
Kesedihan di Matanya
32
Kecewa
33
Perasaan yang berubah?
34
Berita Skandal
35
Galeri Mutia
36
Tidak Ada Yang Namanya Rahasia
37
Jiwa Anak-Anak
38
Membujuk
39
Hadiah Dari Gama
40
Bukan Cinta Monyet
41
Amanat
42
Terlambat
43
Terkejut
44
Kebiasaan Baru
45
Ini Bukan Cinta
46
Panggilan dari Anton
47
Berbagi Masalah
48
Mama Mertua
49
Hang Out
50
Kecewa
51
Media gosip
52
Sang Pencipta Monster
53
Pulangnya Hendrik
54
Sedihmu juga Sedihku
55
Bingung
56
Khawatir
57
Tak Suka Rasanya
58
Minta tolong
59
Konferensi Pers
60
Pengakuan Cinta
61
Cemburu
62
Bulan Madu dan Kencan?
63
Pria Misterius
64
Katakan Bahwa Kau Mencintaiku
65
Fokus
66
Aira
67
Luka Aira
68
Noda Yang Tak Hilang
69
Emosi
70
Tak Ada Rahasia
71
Pengakuan
72
Bergerak
73
Kecewa dan Amarah
74
Haruskah Aku Berhenti?
75
Tinggalkan Semuanya
76
Malam Pertama
77
Milikku
78
Kemenangan???
79
Hentikan....!!
80
Maaf......
81
canggung
82
Aku Lelah dan Menyerah
83
Bukan ini....
84
Menjauh
85
Salah Sangka
86
Kehidupan Baru
87
Bolehkah Aku Mencintaimu?
88
Kepergian Hendrik
89
Gagal
90
Pamit
91
Terima Kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!