Lamaran yang Romantis?

"Apa? Kenapa?" Tanya Tiyah kaget.

"Kita akan menikah."

Tiyah yang sejak tadi hanya mengikuti langkah Gama akhirnya berhenti melangkah. Menatap Gama kesal dengan pandangan meminta penjelasan.

Gama menghela nafasnya. "Akan aku jelaskan nanti. Sekarang ikut saja denganku." kembali menggenggam tangan Tiyah.

"Nona, anda baik-baik saja kan?" tanya Hendrik yang melihat Tiyah datang bersamaan dengan Gama dan berpegangan tangan. Ada rasa cemburu di hatinya.

Tiyah menjawabnya dengan mengangguk dan tersenyum.

"Rendra siapkan mobil, kita akan ke rumah Om Anton." Rendra langsung kaget.

"Tuan, apa yang akan Tuan lakukan di sana?"

"Aku akan menikah dengan Tiyah." mengangkat tangan mereka yang masih berpegangan.

Hendrik dan Rendra kaget. Hendrik langsung melihat Tiyah menanyakan maksud Gama menggunakan ekspresinya. Tiyah hanya mengangkat bahu.

"Gam, kita bisa bicara dulu sebelum ketemu sama Ayah Anton? Dan aku perlu ganti baju sebelum pulang ke rumah." Karena pakaian yang dia gunakan di dalam terasa sangat tidak nyaman.

"Baiklah." Gama melepaskan tangan Tiyah dan menyodorkan tangannya dengan telapak tangan menghadap atas.

"Apa?" tanya Tiyah heran.

"Ponsel mu mana?"

"Eng? aku gak punya. Tapi untuk apa?"

"biar kamu gak kabur."

"Seriuuuss? hahahhahaha. Teman macam apa kamu? pegang ini dan ini. Lagian kamu tau alamat Ayah Anton." Tiyah menyerahkan tas dan liontinnya pada Gama lalu pergi berganti pakaian.

Hendrik dan Gama sama-sama kaget ketika Tiyah melepas liontinnya. Karena Tiyah selalu gelisah kalau tak ada liontinnya.

"Saya akan memberikan ini pada Nona Tiyah." Ucap Hendrik mengambil liontin dari tangan Gama.

Hendrik lalu mengikuti Tiyah, menunggunya di depan toilet.

"Ayo kita pergi." ucap Tiyah yang keluar dari toilet. Ia sudah mengganti pakaiannya dengan gaya yang biasanya ia gunakan.

"Nona, kenapa anda melepas liontin anda?" Tiyah langsung mengangkat rambutnya, dan Hendrik otomatis memasangkan liontin Tiyah kembali.

"Entahlah, mungkin aku cuma senang ketemu Gama. Selama ini…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Mariana

Mariana

lanjut dong

2020-06-27

2

Jasmani Burdan

Jasmani Burdan

lanjut

2020-06-27

1

lihat semua
Episodes
1 Perjuangan Jihan
2 Terperangkap
3 Melindungi Datiyah
4 Tak Berdaya
5 Cahaya untuk Datiyah
6 Putus Asa
7 Malam Pernikahan
8 Ketabahan Datiyah
9 Ruang Hukuman
10 Keputusan Jihan
11 Pelukan Terakhir Untuk Tiyah
12 Kehidupan Baru Tiyah dan Jihan
13 Sembunyi- Sembunyi
14 Kesedihan
15 Pertemuan
16 Visual Pemeran
17 Amarah
18 Ancaman
19 Harry untuk Mutia
20 Pengkhianatan
21 Hancur
22 Luka Dalam
23 Berubah?
24 Bayangan
25 Perjodohan dan Perjodohan
26 Lamaran yang Romantis?
27 Aku bukan Orang Baik
28 Gaun Pengantin
29 Merasa Terganggu
30 Menikah
31 Kesedihan di Matanya
32 Kecewa
33 Perasaan yang berubah?
34 Berita Skandal
35 Galeri Mutia
36 Tidak Ada Yang Namanya Rahasia
37 Jiwa Anak-Anak
38 Membujuk
39 Hadiah Dari Gama
40 Bukan Cinta Monyet
41 Amanat
42 Terlambat
43 Terkejut
44 Kebiasaan Baru
45 Ini Bukan Cinta
46 Panggilan dari Anton
47 Berbagi Masalah
48 Mama Mertua
49 Hang Out
50 Kecewa
51 Media gosip
52 Sang Pencipta Monster
53 Pulangnya Hendrik
54 Sedihmu juga Sedihku
55 Bingung
56 Khawatir
57 Tak Suka Rasanya
58 Minta tolong
59 Konferensi Pers
60 Pengakuan Cinta
61 Cemburu
62 Bulan Madu dan Kencan?
63 Pria Misterius
64 Katakan Bahwa Kau Mencintaiku
65 Fokus
66 Aira
67 Luka Aira
68 Noda Yang Tak Hilang
69 Emosi
70 Tak Ada Rahasia
71 Pengakuan
72 Bergerak
73 Kecewa dan Amarah
74 Haruskah Aku Berhenti?
75 Tinggalkan Semuanya
76 Malam Pertama
77 Milikku
78 Kemenangan???
79 Hentikan....!!
80 Maaf......
81 canggung
82 Aku Lelah dan Menyerah
83 Bukan ini....
84 Menjauh
85 Salah Sangka
86 Kehidupan Baru
87 Bolehkah Aku Mencintaimu?
88 Kepergian Hendrik
89 Gagal
90 Pamit
91 Terima Kasih
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Perjuangan Jihan
2
Terperangkap
3
Melindungi Datiyah
4
Tak Berdaya
5
Cahaya untuk Datiyah
6
Putus Asa
7
Malam Pernikahan
8
Ketabahan Datiyah
9
Ruang Hukuman
10
Keputusan Jihan
11
Pelukan Terakhir Untuk Tiyah
12
Kehidupan Baru Tiyah dan Jihan
13
Sembunyi- Sembunyi
14
Kesedihan
15
Pertemuan
16
Visual Pemeran
17
Amarah
18
Ancaman
19
Harry untuk Mutia
20
Pengkhianatan
21
Hancur
22
Luka Dalam
23
Berubah?
24
Bayangan
25
Perjodohan dan Perjodohan
26
Lamaran yang Romantis?
27
Aku bukan Orang Baik
28
Gaun Pengantin
29
Merasa Terganggu
30
Menikah
31
Kesedihan di Matanya
32
Kecewa
33
Perasaan yang berubah?
34
Berita Skandal
35
Galeri Mutia
36
Tidak Ada Yang Namanya Rahasia
37
Jiwa Anak-Anak
38
Membujuk
39
Hadiah Dari Gama
40
Bukan Cinta Monyet
41
Amanat
42
Terlambat
43
Terkejut
44
Kebiasaan Baru
45
Ini Bukan Cinta
46
Panggilan dari Anton
47
Berbagi Masalah
48
Mama Mertua
49
Hang Out
50
Kecewa
51
Media gosip
52
Sang Pencipta Monster
53
Pulangnya Hendrik
54
Sedihmu juga Sedihku
55
Bingung
56
Khawatir
57
Tak Suka Rasanya
58
Minta tolong
59
Konferensi Pers
60
Pengakuan Cinta
61
Cemburu
62
Bulan Madu dan Kencan?
63
Pria Misterius
64
Katakan Bahwa Kau Mencintaiku
65
Fokus
66
Aira
67
Luka Aira
68
Noda Yang Tak Hilang
69
Emosi
70
Tak Ada Rahasia
71
Pengakuan
72
Bergerak
73
Kecewa dan Amarah
74
Haruskah Aku Berhenti?
75
Tinggalkan Semuanya
76
Malam Pertama
77
Milikku
78
Kemenangan???
79
Hentikan....!!
80
Maaf......
81
canggung
82
Aku Lelah dan Menyerah
83
Bukan ini....
84
Menjauh
85
Salah Sangka
86
Kehidupan Baru
87
Bolehkah Aku Mencintaimu?
88
Kepergian Hendrik
89
Gagal
90
Pamit
91
Terima Kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!