8 Tahun sudah berlalu, sejak Hendrik meninggalkan rumah Sugesti.
Dia sangat merindukan ibunya.
Tentu saja dia juga merindukan Tiyah.
Ketiba tiba di depan rumah ia melihat tidak banyak yang berubah dari rumah Sugesti.
Meski ia pergi, tapi akhirnya ia harus kembali ke rumah itu lagi.
Ia segera masuk ke dapur, di mana ibunya berada. Ibunya sedang sibuk mengatur para pelayan ketika Hendrik muncul di belakangnya.
Para pelayan yang mengenalnya melihatnya dengan kaget, Narti pun berbalik, kaget. Tapi langsung mengenali putranya.
Air matanya mengalir jatuh, rindu yang tak tertahankan , dia memeluk putranya sangat erat. Untung saja tubuh Hendrik sudah bertambah kekar, dan kekuatan ibunya sudah tak sekuat dulu.
"Ya Tuhan, akhirnya anakku kembali." Dia menangis menatap dan mengusap wajah putranya.
"Ibu bersyukur kamu baik-baik saja."
"Iya bu, Hendrik juga kangen sama Ibu."
Agak lama mereka melepas rindu. Dan Hendrik harus melapor pada Anton sebelum makan malam.
Dia mengetuk ruang kerja Anton dan Jun membukakan pintunya. Jun agak kaget melihat wajah keponakannya itu. Tapi cepat dia mengalihkan pandangannya.
"Tuan, Hendrik sudah ada di sini."
"Duduklah." ucap Anton yang masih sibuk dengan urusan kerjaannya.
Hendrik pun duduk di salah satu sofa.
Agak lama menunggu, akhirnya Anton bangun dan duduk di depan Hendrik. Kaget melihat wajah Hendrik yang sangat mirip dengannya.
"Hahahahha, selama ini aku hanya melihat fotomu. Tapi aku benar-benar tidak menyangka kalau kamu juga akan mendapat gen yang sama dengan tua bangka itu. Jun bagaimana pendapatmu?" ucap Anton sambil tertawa. dan Jun hanya membungkuk tak menjawab.
"Jika aku bisa menguras dan mencuci seluruh darahku agar kita tidak berhubungan darah akan kulakukan." batin Hendrik.
"Tuan, apa yang akan menjadi tugas saya?"
"Kenapa buru-buru, santai saja. Apa kamu tidak ingin mengetahui alasan aku mengirimmu ke jauh?" Anton menatap Hendrik. Tapi Hendrik hanya memasang wajah datar.
"Aku tahu kamu menyukai Tiyah. Karena itu aku mengirimm…
Bolehkah Aku Mencintaimu?
Bayangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Muma
lagi
2020-07-08
0
Mariana
bikin penasaran ceritanya
2020-06-26
2