Bismillah.... mulai nulis lagi.... semoga ada manfaat yang bisa didapat ya teman-teman....
.
.
.
Glek.... Indah menelan ludah. Baru kali ini ia melihat tatapan nyonya besarnya yang sinis seperti itu. Hari-hari biasa nyonya Rosi tak pernah seperti itu pada para pekerja. Meski tak terlalu dekat dengan para art namun Nyonya Rosi orang yang baik. Selama ia bekerja disana tak pernah sekalipun ia melihat Nyonya besar marah kepada para pekerja. Kalaupun ada yang salah biasanya langsung ditegur oleh mbok Jah bukan langsung dimarahi oleh nyonya Rosi.
Indah langsung menyimpulkan kalau nyonya Rosi menegur dirinya agar sadar diri. Harus tahu di keluarga ini dia hanya seorang pekerja yang harus bisa menempatkan diri.
"Den.... saya minta maaf tidak bisa cerita hari ini. Mungkin lain kali. Hari ini pekerjaan saya menumpuk karena baru datang soalnya tadi pagi saya ada keperluan...." Katanya pada Han.
"I akan minta mami urus pekerjaan onty...."
"Hannn.....!!.!" Dari arah belakang Daniel memanggil keponakannya yang dari kemarin sepertinya tak mau lepas dari Indah. Untung saja masih anak-anak kalau tidak Daniel akan melakukan permusuhan secara terang-terangan.
"Uncle.... I mau dengar cerita dari onty... Uncle juga mau kan?"
"Ehmm!!" Daniel berdehem menetralkan degup jantungnya karena bahkan si kecil Han saja tahu isi hatinya untuk berlama-lama dengan si tukang laundry.
"Jangan sekarang, onty sedang lapar....." Katanya dengan menatap Han. Wajahmu kemudian berpaling pada Indah yang berdiri tak jauh dari mereka.
" Makanlah katanya lapar....!" Nada bicara nya berubah menjadi lembut pada Indah.
Gadis itu pun meninggalkan kedua lelaki beda usia itu untuk mengambil makanan. Dia sebenarnya risih dipandang seperti sekarang namun dia tidak punya hak untuk melarang.
Para pekerja lainnya segera menyingkir karena tuan mudanya ternyata masih betah berlama-lama di sana. Memandang gadis manis yang sedang makan dengan lahapnya. Sementara Han sudah pergi meninggalkan mereka karena merasa tidak diper…
Indahnya Waktu
Umpatan kekesalan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments