Indah mengeratkan tangannya pada tali tas selempangnya setelah mengetuk pintu kamar tuan muda yang beberapa hari ini selalu membuatnya kesal tak berkesudahan. Pikirannya sudah kemana-mana membuatnya tak sadar kalau pintu didepannya sudah dibuka oleh si empunya kamar.
"Ehm....!!" Daniel berdehem untuk menyadarkan Indah yang sedang menunduk seperti tak sadar akan kehadirannya.
Indah mendongakkan kepala, sedetik kemudian ia menundukkan kepala dengan hormat pada si majikan yang hari ini entah kenapa terlihat tampan seperti opa-opa. Padahal hanya memakai pakaian santai tapi wajahnya seakan berseri-seri layaknya orang yang sedang jatuh cinta.
"Ayo....!" Kata Daniel sambil berjalan di depan Indah.
"Tuan tunggu dulu...!!." Indah mencoba menghadang tuan mudanya.
"Tidak bisakah kita berbicara disini saja tuan?"
Daniel mencondongkan wajahnya di depan Indah yang refleks membuat gadis itu mundur namun netra mereka saling menatap untuk beberapa saat. Sampai terdengar suara Sofiyah yang mengagetkan keduanya.
"Helloowww..... Apa ada sesuatu yang kalian sembunyikan dari kami?" Sofiyah menatap keduanya sambil mengeerlingkan mata.
Sontak membuat sinyo Daniel segera menegakkan punggungnya dengan muka merah merona. Begitupun dengan Indah yang merasa seperti kepergok sedang berbuat yang tidak-tidak. Gadis berkerudung hijau itu segera menyapa Sofiyah dengan hormat.
"Ayo...!" Kata Daniel sambil melangkahkan kaki menuruni tangga.
"Permisi non...." Kata Indah berpamitan nona mudanya.
Berbicara di rumah ini ternyata bukan keputusan yang benar karena banyak mata dan telinga yang pasti penasaran , batin Indah.
"Sinyo..... you mau bawa Indah kemana?" Sofiyah berteriak dari lantai dua.
"Mengantarnya pulang..." Jawab Daniel santai karena ia sudah bertekad tidak akan sembunyi-sembunyi lagi. Dia ingin mengatakan pada seluruh dunia bahwa dia menyukai Indah.
Begitulah jiwa muda, sering meledak-ledak untuk menunjukkan eksistensinya.
Deg
Jantung si manis berdagu terbelah itu langsung berlompatan saa…
Indahnya Waktu
Sinyo pelit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments