Dalam mobil Clara hanya diam saja memandang jalanan dengan tatapan kosongnya. Daniel menggenggam tangan putih sang istri untuk menenangkan hatinya. Ia juga mengusap lembut perut Clara yang sudah tampak menggembung.
"Kenapa Daddy melakukan semua ini?" Katanya pelan seolah bicara pada dirinya sendiri.
"Apa Daddy merasa seluruh hartanya bisa membeli kenangan masa kecil I ? You know Dan..... Sampai sekarang I tak tahu bagaimana wajah my mom.... Daddy bilang mommy sudah meninggal tapi saat I tanya dimana kuburannya Daddy tak bisa menjawab."
"Mereka bilang my mom diusir dari rumah setelah melahirkan I tapi Daddy selalu tutup mulut kalau I tanya tentang mommy.... I tidak masalah Daddy kencan dengan siapa saja Dann.... asal jangan pernah membawa mereka ke rumah.... I tak terima. Kalau nanti wanita itu masih ada di rumah kita pulang ke apartemen saja ya Dan...." Katanya sambil bersandar pada pundak Daniel.
Lelaki bermata sipit itu menghela nafasnya saat mendengarkan cerita Clara. Ternyata mereka berdua punya masalah yang hampir sama, tidak mendapat kasih sayang yang sempurna dari orang tua.
Sekarang Daniel tahu kenapa Clara selama ini hidup bebas tanpa arah. Ternyata itu karena kurangnya didikan dan kasih sayang dari orang tuanya. Lelaki bermata sipit itu semakin meneguhkan hatinya untuk menjadi orang tua yang bisa menyayangi dan memberi contoh yang baik untuk anak-anaknya nanti. Ia bertekad akan menjadi suami siaga untuk istrinya.
Saat tiba di lobby kantor keduanya berjalan bergandengan tangan hingga menarik perhatian. Clara dengan bangganya menggelayut manja pada lengan Daniel untuk menegaskan pada seluruh karyawan kalau Daniel sudah punya istri. Sesekali Ibu hamil itu mengusap perut buncitnya setiap kali ada wanita cantik yang melirik suaminya.
Ia seolah menegaskan kepada semua orang yang melihatnya,
Dia itu suamiku jangan coba-coba ganggu, lihat perutku, didalamnya ada bayinya!
.
.
.
Ting
Ting
Ting
Bunyi notifikasi beruntun di ponsel Daniel memecah fokus para peserta…
Indahnya Waktu
sekretaris
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments