Ting tong Ting tong....
Sofiyah yang berdiri dibalik pintu segera menarik kedua sudut bibirnya agar membentuk senyuman yang cantik ketika orang yang ada di dalam membuka pintu untuknya.
"Ngapain you kesini?" Wanita yang terlihat angkuh itu membuka pintu lebar-lebar dan menatap wajah Sofiyah yang menyunggingkan senyum terbaiknya.
"I Miss you mami ..." Katanya sambil memeluk ibu Daniel dengan erat. Sofiyah tahu meski ketus sebenarnya mami Meyra punya hati yang baik meskipun terkadang kekanakan.
"Siapa yang nyuruh you kesini?" katanya tanpa membalas pelukan wanita muda di depannya.
"Fiyah sendiri yang ingin kesini..." Kata Sofiyah sambil berjalan mengikuti Mami Meyra.
"Tumben....."
"Koko malu minta tolong terus sama mami...."
"Cih..... Kenapa Baru sadar sekarang?" Katanya ketus dengan muka galaknya.
"Mami makin cantik aja kalau marah gitu.....!!" Kata Sofiyah mencoba mengambil hatinya.
"Ohhh jadi maksud you kalau I pantasnya marah-marah kalau mertua you pantesnya jadi ibu yang baik dan kalem gitu...." Wanita berumur itu mulai menyanggul rambutnya di depan meja rias.
"Setiap orang punya karakter berbeda mi.... Mama tidak bisa menyaingi mami dalam hal pekerjaan meskipun mami juga tidak bisa menjadi ibu rumah tangga biasa layaknya mama mertua. Mama dan mami punya tempat sendiri-sendiri di hati kami....."
"Kami?" Mami Meyra mengernyitkan kening.
"Mami tahu..... Semalam di rumah ada perang Baratayudha...... Papa marah besar kemarin. Papa nyuruh sinyo menemui mami tapi dia kan masih sakit mi. Tapi papa nggak mau dengar sampai semua kena amukan...." Sofiyah bercerita dengan mata berapi-api dengan mengurangi beberapa bagian yang harus disembunyikan agar Mami Meyra tidak sakit hati.
"Sinyo mana mau ketemu mami. Dia nuduh maminya ini yang menyembunyikan kekasihnya....." Mami Meyra menarik nafasnya perlahan. Sebentar kemudian ia mulai mengoleskan lipstik tipis-tipis.
"Dia sedang putus asa mi...."
"Apa menurut you, I juga yang menyembunyikan gebetan Daniel?"
"Mau jawaban jujur…
Indahnya Waktu
si ketus
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments