"Putra mu bikin masalah...." Suara Nyonya Rosi yang sedang menelpon terdengar sinis.
"Daniel?" Suara diseberang telpon menjawab tak kalah sinis.
"Hmm..... Mungkin kita akan dapat cucu lagi...." Nyonya Rosi terkekeh setelah mengatakannya.
"Maksudmu...?"
"Ada gadis yang mengaku sedang hamil anak Daniel....."
"What the fuck.... Anak kurang ajar ituuu....!"
Nyonya Rosi sampai menjauhkan ponselnya karena suara teriakan dari seberang sana memekakkan telinga.
"Dan satu lagi... Dia sedang kasmaran dengan salah satu pembantu disini...." Nyonya Rosi menambahkan berita yang sukses membuat orang yang ditelponnya mengumpat dengan bahasa Cina yang tidak dimengerti oleh Nyonya Rosi.
"Akan kucincang burungnya sampai tak berbentuk...... Bisa-bisanya menumpahkan benihnya di ladang terlarang... Sebenarnya bagaimana kamu merawatnya ???!!!"
"Aku memang tidak bisa merawatnya dengan baik tapi aku juga yakin kamu juga sama saja. Sama buruknya denganku...!!" Nyonya Rosi tidak terima dituduh begitu oleh madunya.
"Maksudmu apa??!" Suara ditelpon itu masih saja terdengar berapi-api.
"Kalau you memang baik tidak mungkin Sinyo lebih memilih tinggal bersamaku daripada bersama ibu kandungnya...."
"What the fuckk... " Suara wanita yang menjadi istri kedua Tuan Adi terdengar mengerikan tapi tidak dengan Mama Rosi.
"Kita ini sama-sama gila. No debat!!" Nyonya tersenyum menertawakan kebodohannya karena terperdaya dalam cinta segitiga mereka.
"Ya kita memang gila karena sama-sama mencintai si tua bangka...!!."
"Ahaha.... kenapa? Apa semalam burungnya tak bisa bergerak mematukmu...."
"Shiittt kau memang gila Ros...."
"Yes we are crazy.... crazy family....ahahaha.."
"Damn.... kenapa aku bisa punya keluarga gila seperti kalian...."
"Sudah diam....! Sekarang dengarkan rencanaku....!" Suara Nyonya Rosi tiba-tiba berubah menjadi serius dan mampu membuat madunya yang ada di seberang tutup mulut dan mendengarkan rencana yang sudah ia susun.
.
.
.
Sedari pagi Daniel tak bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya.…
Indahnya Waktu
Crazy
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments