"I memang bejat. Tapi I tak pernah memaksa wanita apalagi harus memakai tipu daya. Kami melakukannya suka sama suka... just fwb friends with benefits...." Jelas Sinyo dengan tatapan matanya yang tak lepas dari gadis berkerudung di depannya.
"A-apanya yang suka sama suka tuan?" Indah menatap Daniel karena tak paham dengan apa yang barusan ia dengar. Apalagi ada kata-kata Inggrisnya. Jelas ia tak faham.
"Sudahlah... I salah bicara..." Kata Daniel.
Setelah itu keduanya saling diam sampai makanan mereka datang.
Setelah menaruh serbet di atas pangkuannya Daniel pun bersiap makan tapi pergerakan tangannya berhenti karena gadis di depannya hanya diam sambil mengitarkan pandangan pada makanan yang ada di depannya.
"Why?? Jangan bilang you mengira I menaruh obat dalam makanan-makanan ini?"
Glek
Indah menelan ludahnya kasar karena lagi-lagi sinyo bisa membaca pikirannya. Ia takut memakan makanan di depannya. Takut jika Sinyo sudah menaruh obat bius atau obat perangsang dalam makanannya. Pikirannya benar-benar sudah terkontaminasi dengan Novel yang pernah ia baca.
"Hemm.... " Sinyo menatap gadis di depannya dengan jengah. Ingin sekali menyentil kepalanya yang kecil.
Tapi Daniel berusaha sabar karena Indah ini istimewa tak seperti perempuan lain yang bisa dia kendalikan semaunya.
"Tolong bungkus semuanya.... !" Kata Daniel pada pelayan yang ia panggil.
Indah hanya menundukkan kepala karena merasa insecure. Gadis itu merasa tak nyaman karena tatapan pelayan padanya. Ia sadar ini memang bukan tempat yang pas untuknya yang biasa makan di warung. Orang-orang yang datang ke restoran itu adalah orang-orang kalangan atas yang punya uang berlebih sampai tak tahu harus dipakai untuk apa. Terbukti ketika memilih makanan mereka hanya melihat gambarnya kemudian langsung memilih yang mereka sukai.
Sangat berbeda dengan dirinya dan umumnya rakyat jelata. Ketika akan membeli lauk ke warung pasti mereka akan bertanya dulu ini harganya berapa ini berapa karena takut uang yang dibawa tidak cuku…
Indahnya Waktu
Help me
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments