Kedua sudut bibir lelaki bermata sipit itu tertarik ke atas membentuk senyuman saat melihat gadis bermata bulat yang hari ini memakai hijab berwarna hijau tua. Hatinya berdegup kencang hanya dengan melihat sosoknya dari kejauhan.
Daniel segera keluar dan membuka pintu untuk gadis yang sejak semalam membuatnya gelisah.
Berbanding terbalik dengan Daniel,Wajah Indah justru terlihat cemas karena takut ada yang melihat dia masuk ke dalam mobil seorang pria. Bukannya apa-apa, ia hanya takut ibunya curiga dan berpikir yang bukan-bukan tentang pekerjaan nya.
Sebelum masuk ke dalam mobil indah celingukan, memastikan tak ada orang yang mengenalnya sedang melihat kebersamaannya dengan seorang pria muda dan kaya.
Mendapat perhatian istimewa dari majikan mudanya membuat hati Indah berdesir tapi ketakutannya pada orang kaya yang suka menghina masih merajai hatinya. Akal sehatnya mewanti-wanti agar tidak membuka hati meskipun mendapat perhatian yang manis sekali.
Begitu keduanya duduk di kursi, mobil itu kemudian mulai bergerak menuju ke kota. Suasana di dalam mobil hening sesaat karena Indah hanya diam tak berani menatap lelaki yang duduk di sebelahnya. Sedangkan si sopir dadakan berkali-kali melirik untuk mencari perhatian gadis manis yang disukainya.
"Kenapa tadi malam tidak menjawab my messages?"
Daniel melirik Indah yang diam saja tak menjawab pertanyaannya. Gadis itu nampak tegang , duduk tak nyaman dengan kedua tangan berpegangan pada tali tas selempangnya.
"Ehem.....!!!" Daniel berdehem keras untuk mengagetkan Indah yang fokus menatap jalanan tapi tak mendengar Daniel yang sedang bertanya.
"Eh... iya tuan ..."
Tiiiinnnnnnnnnn
Bunyi klakson yang amat nyaring memekakkan telinga para pengguna jalan yang langsung menatap ke arah mereka.
"Iyya mass.... maaf maaf..!!!.." Indah mengatupkan kedua tangan didepan dadanya. Ia menghadapkan tubuhnya pada Daniel dengan mata terpejam erat. Ia tahu saat ini pasti semua orang yang ada di jalan itu sedang mengamati mereka. Indah sang…
Indahnya Waktu
ungkapan cinta
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments