"Sinyooo.....!! Pucet amat wajah you. I bawa bubur buat you...." Mikail menaruh bubur yang ia bawa karena perintah dari bos besarnya untuk membeli bubur untuk adiknya saat ia hampir sampai di kediaman Keluarga Adi.
"Abang disuruh Koko kesini?" Tanya sinyo sambil menegakkan tubuhnya.
"Hmm.... Koko mu itu sebenarnya perhatian sama kamu nyo tapi ya begitu..." Jawab Mikail sambil merangkul pundak Sinyo.
"Makan dulu baru nanti kita bicara ya ..." Mikail sudah seperti abangnya sendiri. Meski ketika bertemu keduanya sering beradu mulut namun mereka sebenarnya saling care dan perhatian.
"I am not hungry.... " Suara sinyo terdengar lemas.
" Kenapa gebetan lu? Marah? Ngambek? Payah lu Dan....!?" Serentetan pertanyaan dilontarkan Mikail agar Sinyo bersemangat.
Daniel menoleh ke arah Mikail, ia sedikit terkejut karena Mikail sepertinya tahu banyak tentang hubungannya dengan Indah. Dia tidak tahu saja kalau Mikail bahkan sudah menyelidiki latar belakang Indah dan keluarganya.
"Baru kali ini I lihat you serius sama cewek. Sudah bosan main-main?" Ledek Mikail.
"Bangg!!" Daniel menatap tajam lawan bicaranya.
" Lah kan selama ini lu cuma main-main sama cewek-cewek itu nyo. Kalau sekarang you serius dan mau tobat ya Alhamdulillah , I ikut seneng...!" Jawab Mikail diplomatis.
Sinyo menarik nafas panjang. Sebenarnya dia juga tidak suka celup sana sini tapi kekesalannya pada kedua orangtuanya membuat dirinya ingin berulah. Meski sesal selalu dia rasakan setelahnya.
Kini ia ingin bertobat dan menjalani kehidupan dengan benar. Ia ingin menikah dan berkeluarga. Menjadikan istrinya satu-satunya wanita yang dicintainya.
Tapi malang nasibnya, ia baru mulai mendekati wanita yang dicintainya namun kini ia tak tahu Indah sedang berada dimana. Sejak kemarin ia mencoba menghubungi wanita berkulit hitam manis itu namun hanya suara operator yang menjawab kalau nomornya tidak aktif dan berada di luar jangkauan.
Ia juga mencoba menghubungi Budi yang biasanya menjadi sumber informasinya tapi nomer lel…
Indahnya Waktu
Syok
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments