Kepalaku rasanya mau meledak kalau aku tak melihatnya secara langsung. Aku ingin bicara padanya dengan bertatap muka. Aku akan minta maaf padanya. Rasanya bisa gila kalau aku tetap melanjutkan bekerja di kantor sedangkan pikiran ku sudah tidak di sini lagi.
Buru-buru aku naik ke lantai paling atas tempat paling prestisius di gedung ini. Satu lantai yang dikuasai oleh si kobas, Koko Babas, itu julukan dari Sofiyah saat ia sedang kesal pada kakakku itu.
Begitu lift terbuka terlihat bang Mike duduk di meja sekretaris. Asisten sekaligus sekretaris yang ditasbihkan oleh Sofiyah. Ia tidak rela kalau sekretaris koko seorang wanita. Jadilah Mikail yang menghandle semuanya.
Pegawai paling setia pada kakakku itu menoleh padaku lalu menatapku tanpa berkedip. Nggak ada hormat-hormatnya dia. Nggak tahu apa kalau aku ini termasuk salah satu pewaris perusahaan tempatnya bekerja.
"Mek pinjam motornya!" Kataku to the point.
"What for ?" Tanyanya balik dengan kedua tangan bersedekap.
"Cepetan mana kuncinya? I harus pulang cepet!" Kataku mencoba menggertak.
"Belum waktunya pulang" Jawab Mikail sambil melihat jam tangannya.
Bikin kesel aja ini orang.
"Abang Mike yang tampan rupawan... saya mau pinjam motor untuk pulang karena ada sesuatu yang harus saya kerjakan..." Kataku merajuk sambil menangkupkan kedua telapak tangan untuk mendapatkan simpati dan belas kasihan.
"Bos..... Sinyo mau pulang" Mikail malah melapor pada bosnya melalui sambungan telpon.
"Biarkan dia pergi, bikin pusing kalau lihat wajahnya masih berseliweran disini tapi... Potong gajinya sepuluh persen. Dikira perusahaan nenek moyang. Seenak jidat saja pulang pergi...." Koko menjawabnya dengan suara keras.
"Masa bodoh...! buruan pinjam motornya !!" Seruku tak perduli.
Karena terlalu lama menunggu Mikail yang masih saja duduk sambil memandangiku, aku pun segera mencari kunci kontak motornya tapi tidak kutemukan . Dengan tak sabaran aku mencoba meraba saku celananya mungkin disitu dia menyimpannya.
"Nyo.... jangan kurang a…
Indahnya Waktu
Daniel
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments