Sinyo buru-buru mematikan telpon saat Indah datang ke kamarnya. Dia berdehem untuk menyembunyikan kegugupannya. Ia kemudian menatap layar laptop dan berpura-pura sedang serius bekerja. Mouse nya ia goyangkan ke kiri dan ke kanan tapi sebentar kemudian matanya melihat pada sosok cantik yang baru datang dengan membawa kemucing dan penebah.
"Pagi tuan..." Sapanya sambil menundukkan kepala sebentar.
"Hem..." Jawab Daniel dingin seolah tak acuh.
Indah pun mulai bekerja seperti biasa. Bantal guling di taruh disofa tempat Daniel sekarang bekerja. Dengan penebah ia bersihkan ranjang empuk milik si tuan muda. Setelah bersih barulah bantal dan guling ia tata.
"Emmm....!!" Indah menggigit bibirnya karena hendak bicara tapi ia masih ragu.
"Apa? ngomong aja! You jangan berbelit-belit !" Kata Daniel penasaran.
"Anu tuan, kok bisa tahu rumah saya?"
Daniel menatap Indah yang sedang memegang selimutnya. Ia belum menyiapkan jawaban untuk hal itu. Untuk saat ini ia belum bisa bicara jujur.
"Kebetulan lewat di depan situ" Jawab Daniel ambigu membuat Indah makin bingung. Pertanyaannya apa jawabnya apa.
"Kalau ada perlu apa-apa tolong jangan ke rumah tuan!"
"Kenapa memangnya? Kamu nggak punya suami kan?"
Indah menarik nafasnya dengan berat kemudian menghembuskannya pelan-pelan.
"Kan setiap hari saya disini. Kalau mau nanya apa-apa disini saja, nggak usah ke rumah!"
"You mulai ngatur-ngatur I ?"
"Bukan begitu tuan, nggak enak sama tetangga"
"Alasan! Cepetan selesaikan pekerjaan you. Abis itu kita keluar !"
"Ke-kemana tuan?"
"You nggak lupa kan mau jelasin tentang syarat-syarat qurban apa saja?"
"Saya bisa jelaskan disini nggak usah keluar "
"I yang mau hangout. I butuh penyegaran buat kamar I ini. I pingin kamar I kayak gini...." Daniel menunjukkan sebuah foto kamar dengan desain minimalis yang ada di handphonenya.
Indah mendekat kemudian melihat dengan seksama dekorasi kamar yang diinginkan oleh tuannya.
"Tapi hari ini hari Minggu ?"
"Minggu kemarin you juga keluar sama Cici kan? You n…
Indahnya Waktu
Han
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
si Han dingin² empuk persis koko babas.
2023-07-21
1