Indah memasuki area dapur melalui pintu samping. Pintu yang biasa dipakai para pekerja untuk memasuki rumah bagian belakang.
"Jam berapa ini?!!" Salah satu pelayan senior menatap Indah dengan jengah.
"Maaf saya terlambat.... " Ucap Indah sambil menundukkan kepala. Ia kemudian permisi masuk ke dalam dapur untuk mengambil air minum karena tenggorokan nya terasa kering sekali.
"Kita aja yang sudah lama disini ini nggak pernah tuh seenaknya masuk kerja. Waktunya kerja ya kerja. Kalau kamu majikan baru terserah kamu mau datang jam berapa..... " Wanita paruh baya itu terlihat kesal melihat Indah yang menurutnya sok-sok an.
"Sudah Mir.... Ini baru pertama kalinya Indah terlambat. Biasanya juga selalu tepat waktu..." Mbok Jah datang membela Indah yang diam saja tak melawan sama sekali.
"Sudah.... sebagai hukuman kamu bantu Mira membersihkan ruang tamu karena Naimah hari ini nggak masuk kerja. Perutnya sakit karena lagi haid..." Jelas mbok Jah pada Indah.
"Saya bisa sendiri mbok...." Kata Mira menolak. Ruang tamu dan ruang tengah biasanya dibersihkan oleh Mira dan Naimah.
Bisa masuk ke dalam rumah utama adalah kebahagiaan tersendiri untuk para pekerja. Rasanya istimewa karena bisa melihat kehidupan pribadi para majikan rumah itu. Kalau beruntung mereka bisa berinteraksi dengan nyonya dan tuan rumah itu. Apalagi kalau bisa melihat wajah Tuan muda Han dan Tuan muda Daniel yang biasa dipanggil Koko dan sinyo. Cuma lihat saja rasanya bahagia.
"Kamu bawain saja trolinya kesana....! Naruhnya jangan sembarangan biar nggak menghalangi pandangan.....!" Kata Mira ketus sambil berjalan di depannya berlagak seperti seorang majikan.
Mbok Jah hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan bawahannya. Sebagai kepala pelayan ia berusaha agar suasana kerja tetap kondusif dan semua pekerja bisa bekerja dengan baik di pos nya masing-masing.
Indah yang sedang mendorong troli yang berisi peralatan bersih-bersih ruangan menatap ke lantai dua karena merasa ada mata yang sedang mengawasinya dari a…
Indahnya Waktu
Hamil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments