Setelah menyelesaikan mandi dan berganti pakaian, wanita cantik bersurai panjang tersebut masih mengurung diri didalam kamar. Ia terlalu malas untuk sekendar untuk keluar rumah.
Ia merebahkan dirinya diatas tempat tidur, pikirannya saat ini sungguh terlalu kacau, ia sedang memikirkan keputusan apa yang akan dia ambil. Cintanya yang terlalu besar untuk sang suami itulah yang membuatnya dilema.
Ketika sedang asyik dengan pikirannya, tiba-tiba saja rungunya mendengar suara gaduh dan disertai suara pekikkan.
Segera ia cepat-cepat bangkit dari atas ranjang lalu berjalan sedikit tergesa untuk melihat suara apa yang mengganggu pendengarannya.
Setelah sampai didepan rumah begitu terkejutnya dirinya saat melihat dua orang laki-laki yang berbeda usia tersebut tengah beradu otot.
Ya, Adik dan suaminya saat ini tengah berkelahi, dari perkelahian ini, sudah terlihat bahwa sang adik lebih mendominasi perkelahian. Beberapa kali tangan berotot adiknya menghantam wajah sang suami.
"Astagfirullah!!!"
"Mas Revan!! Arka!! Stop!!"
Alina berusaha melerai kedua lelaki yang sedang beradu otot, teriakannya hanya sia-sia saja. Saat Alina dilanda kepanikan tiba-tiba saja dari arah belakang
BYURRR
BYUURRR
Seketika Alina terkejut, bukan hanya Alina saja akan tetapi kedua lelaki muda berbeda usia tersebut seketika berhenti berkelahi. Keduanya telah basah kuyub akibat siraman air yang dilakukan oleh sang Ayah.
"Masih mau berkelahi?!" ucap Ayah Alina dengan suara garangnya. Namun Revan ataupun Arka hanya diam. Nafas keduanya masih memburu. "Suruh suamimu keringkan badannya, Lin" sambung Ayahnya memerintah putri sulungnya.
Dengan berat hati, Alina mengangguk, lalu gegas kembali kedalam mengambil handuk.
Setelah itu semuanya berkumpul disebuah ruang tamu. Tidak ada obrolan atau candaan seperti dahulu yang kerap mereka lakukan. Sekarang kondisinya berbeda, lebih terasa canggung dan asing bagi Revan ataupun yang lainnya.
Hening. Hanya suara jam dinding yang memenuhi rungu mereka. Sejenak, Ay…
Pelakor Itu Sahabatku
Bab.44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Endang Supriati
masa revan laki2 dewasa sdh beristri,artinya sdh tahu perempuan model apa ! apalagi dia pengusaha.
teman2 ksntor saya aja suka cerita dan memberikan gambaran tentang perempuan, perempuan baik2 terlihat dr cara bicara,cara jalan, cara menatap. cara liat tatapan matanya.
dia akan bercerita klu perempuan model A begini..
peremouan model b begini!
dst nya.
2025-07-05
0
Diah Anggraini
rasakan kau revan
2025-01-15
0
sagi🏹
rasain tuh revan akhirnya kesampaian juga ada yang nonjok revan 🤣
2024-10-09
0