Pagi ini, cuaca nampak terlihat mendung, awan-awan hitam menutupi sebagian dari langit.
Hari ini, Alina terlihat bermalas-malasan, wanita berparas cantik tersebut masih belum berniat ingin meninggalkan tempat tidurnya.
Ia masih bergelung dengan selimut tebal yang masih menutupi tubuhnya. Ya, pagi ini udara cukup dingin, ditambah pendingin didalam ruang kamarnya yang menyala. Membuatnya semakin malas hanya untuk sekedar kekamar mandi.
Semalaman, Alina tidak bisa tidur, hanya untuk memejamkan mata saja ia sulit. Wajah ibu, ayah dan adiknya selalu terbayang dibenaknya.
Rasa takut di hatinya mencuat, takut jika Lenna menyakiti orang-orang yang ia sayangi.
Setelah satu jam kemudian, Alina mulai menyibakkan selimutnya. Rasa lapar diperut membuatnya terpaksa bangkit dari atas tempat tidurnya.
Alina berjalan keluar dari kamarnya dengan langkah gontainya, menuju kedapur. Sesampainya didapur, tangannya membuka lemari pendingin, mencari sesuatu yang mudah untuk dimasak.
Sebutir telur ayam dan dua sosis panjang ia ambil, tidak lupa, ia mengambil satu bungkus mie instan. Lantas, dirinya segera memasaknya, agar cacing didalam perutnya berhenti menjerit.
Beberapa menit setelahnya, semangkuk mie instan lengkap dengan telor dan sosis sudah terhidang diatas meja. Tidak menunggu lama, Alina menyantapnya.
"**Aku akan mendatanginya kekantor, wanita itu semakin kurang ajar**." Ucap Alina setelah menyelesaikan sarapannya.
Gegas dia berjalan kembali kekamar, ia berniat untuk menyegarkan tubuhnya segera.
Satu jam kemudian, wanita berparas cantik dan berkulit putih itu sudah bersiap-siap. Jam masih menunjukkan pukul 8 pagi.
Alina tidak bisa lagi menahan lebih lama, semakin cepat akan semakin baik baginya untuk segera bertemu dengan Lenna.
Berharap wanita yang dulu pernah sangat dekat dengan dirinya itu, mau diajak berbicara secara baik-baik, melalui hati ke hati.
Sebuah taksi online yang sudah ia pesan sudah ber…
Pelakor Itu Sahabatku
Bab.62 Mendatangi Lenna kekantor
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Farida Rida
Ceritanya mutar" di situ aja, selalu Lenna yg menang, kapan Revan memergoki Lenna yg selingkuh
2024-11-01
2
Akbar Razaq
Mulut samapah mmg tiada duanya
2024-11-01
1
sagi🏹
wihhhh keren alina ternyata ketika singa sudah bangun dari tidurnya akan menampakan aumanya wow kejutan banget si alina lemah lembut tapi mematikan miaterius banget selama ini dia se lalu bersikap kalem lembut tapi di sisi yang lain dia seperti devil /Angry/...ayo alina kejar terus buruanmu lena mantan sahabatmu penuh kejutan..
2024-10-31
1