"Ada apa, Nduk?" jawab Kartika akhirnya, ia tak mungkin mengabaikan atau berpura-pura tidak mendengarnya, jika itu ia lakukan akan membuat Alina semakin penasaran dan terus bertanya.
Alina mendesah pelan lalu menggeleng pelan, raut wajahnya berubah menjadi murung. Ia mengalihkan pandangannya, beringsut turun dari ranjang ikut membereskan beberapa barang pribadinya.
Sedang Kartika, ia terdiam sejenak sebelum melanjutkan aktivitasnya. Diam-diam ia menghela nafasnya dalam-dalam, "maafin ibu, Nduk." Bisiknya dalam hati.
Beberapa menit kemudian, semuanya telah selesai di kemas dan siap untuk di bawa. Kini keduanya telah beristirahat dan menunggu untuk di jemput.
"Akhirnya selesai juga" ujar Kartika yang sedang menyadarkan punggungnya kebelakang sofa. Sedang Alina ia sedang memainkan ponselnya, mencoba mengirim pesan untuk laki-laki yang beberapa bulan belakangan ini selalu ada untuknya, wanita cantik itu kembali berbaring di atas ranjang, sesekali netranya melirik kearah pintu yang sengaja di buka lebar.
Sejak ia mengetahui fakta yang sebenarnya, perasaan dan hati Alina tidak pernah bisa tenang kembali. Wanita cantik itu berusaha mati-matian untuk meredam rasa shock, kecewa, sakit dan benci yang melebur menjadi satu, Alina besikap seolah tidak mengetahui apapun.
"Selamat pagi! Maaf membuat kalian menunggu," suara barito rendah milik seorang laki-laki menyadarkan Alina, ia terkejut saat melihat siapa yang datang.
"Pagi juga, Nak Kayzo." timbal Kartika, ia beranjak dari duduknya lalu melangkah mendekati Alina yang masih terdiam. "Enggak kok, Nak Kayzo, santai aja." Imbuhnya. Kayzo mengangguk dan tersenyum tipis menanggapi ucapan Kartika.
Kayzo tersenyum saat pandangan matanya tak sengaja bertemu dengan Alina, membuat wanita cantik itu menundukkan pandangannya. Ia merasa gugup, namun, setelah kehadiran laki-laki tampan itu membuat perasaan Alina sedikit membaik, seolah laki-laki tampan pemilik mata biru itu menyalurkan energi positif k…
Pelakor Itu Sahabatku
Bab.105
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Ira
Aline tanpa keluarga kartika udh meninggal .. Ibunya aja di bunuh ama selingkuhan bapaknya... Hrsnya berterima kasih dan bls budi jgn gk tau diri ama keluarga kartika.. Udh rawat dan di sayangi seperti anak sendiri
2025-02-01
1