Setelah memastikan penampilannya sempurna, mantan istri siri Revan itu segera berangkat. Mobilnya melaju dengan perlahan membelah jalanan kota jakarta yang tidak pernah sepi oleh lalu lalang kendaraan.
Ia menghela nafas, jauh di lubuk hatinya yang dalam, ia amat sangat khawatir dengan keadaan sang mama, bagaimana tidak, selama ini Lenna cukup bergantung dengan Anna, meskipun keduanya tidak setiap hari bertemu, namun, di sela-sela kesibukan keduanya, mereka masih menyempatkan untuk bersua.
"Ya, aku yakin, mama pasti baik-baik aja." Ucapnya mencoba menghibur hatinya yang gundah.
Tujuannya saat ini adalah menemui Revan dikediamannya, rumah besar dan mewah awal pertemuannya dengan Revan.
Lenna melambatkan laju kendaraannya, lalu berhenti di depan pintu gerbang yang menjulang tinggi di hadapannya. Setelah mematikan mesin mobilnya, segera ia turun lalu berjalan mendekati pintu gerbang dan menggedornya tanpa menekan bell yang ada di sudut dinding pintu gerbang.
Tak lama seorang satpam muda membuka celah kecil yang ada disana, sejak tadi sang penjaga rumah itu, sudah memantau mobil milik Lenna melalui kamera pengawas. Ia terkejut ketika Lenna keluar dari dalam mobilnya, membuat sang penjaga rumah bersikap siaga.
"Maaf, ada apa ya Bu Lenna?" tanyanya dengan sopan, tanpa membuka pintu gerbangnya.
"Buka gerbangnya" jawabnya dengan ketus.
"Maaf Bu, orang asing dilarang masuk tanpa membuat janji dengan Pak Revan."
"Heh!!" Bentak Lenna sembari menggebrak pintu gerbang, membuat sang satpam berjingkat kaget. "Saya ini mantan istri Mas Revan, bukan orang asing, bangsat!" pekiknya keras, kedua matanya mendelik kearah satpam muda itu.
"Sekali lagi maaf, Bu. Itu sudah pesan dari Bapak Revan sendiri."
"Alah!! bacot, lo! buka!!" teriak Lenna.
"Pak Revan enggak dirumah, beliau sudah kekantor tadi pagi-pagi sekali." Satpam penjaga rumah Revan menjelaskan kepada Lenna.
Butuh waktu lebih dari lima belas menit untuk membuat wanita arogan itu pergi dari sana, sang satpam dibuat geleng kepa…
Pelakor Itu Sahabatku
Bab. 106
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments