Hampir tiga puluh menit Revan menunggu di depan pintu ruang UGD, ia tidak bisa tenang sama sekali dan mondar mandir disana. Tak lama, beberapa perawat keluar dari ruang UGD dengan berjalan tergesa-gesa, lebih tepatnya setengah berlari. Membuat Revan terkejut dan menatap bingung kearah mereka, tidak sempat lagi untuk bertanya apapun.
Hingga seorang dokter wanita muncul dan membuat Revan bertanya dengan panik, raut sang dokter pun tak kalah paniknya.
"Bagaimana, Dok?" tanyanya dengan rasa takut dan paniknya.
"Apa, anda saudara dari pasien?" pertanyaan itu membuat Revan bingung untuk mengatakan apa, hingga ucapan sang dokter menyadarkan lamunannya, "pasien harus segera di operasi, Pak."
"A-apa!!" Mantan suami Alina itu nyaris berteriak, sebegitu parah kah?
"Apa pasien mengalami benturan sebelum terjadi pendarahan? Maaf, Pak. Tapi kami tidak menemukan adanya detak jantung pada janinnya" pungkas sang dokter.
Revan benar-benar tidak bisa lagi berkata apapun, raut wajahnya begitu shock dan pucat. Tubuhnya melemas, menyadarkan tubuhnya ke dinding bercat putih tersebut, beberapa pertanyaan dokter tak lagi ia dengar, suaranya bagaikan tenggelam di dalam dasar laut, hanya menggema saja.
Yang ada dipikirannya saat ini ialah, bagaimana cara menjelaskan kepada orang tua Lenna. Namun, dengan cepat ia segera mengenyahkan segela pikiran buruk tersebut, "ini sama sekali bukan kesalahan ku, aku di jebak olehnya" bisiknya dalam hati.
"Pak, apa hubungan anda dengan pasien? Ibu Lenna harus segera di operasi." Seketika membuat Revan mendongak dan menatap seorang wanita berpakaian perawat, membawa selembar kertas di tangannya.
Tidak menjawab pertanyaan sang perawat, Revan menyambar kertas tersebut dan mendatanganinya. Ia tidak peduli dengan tatapan mata sang perawat, yang terlihat tidak setuju dengan sikap Revan.
"Silahkan, lanjutkan. Lakukan yang terbaik." ungkapnya kemudian. Dengan raut kesal yang tergambar di wajah ayu sang perawat terseb…
Pelakor Itu Sahabatku
Bab.97
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Lee Mba Young
semoga gk bisa hamil lagi biar kapok tu
2024-12-22
3
Soraya
lanjut
2024-12-22
1