Setelah menempuh perjalanan lebih dari tiga puluh menit, wanita itu akhirnya sampai didepan rumah orang tuanya. Sedari tadi Jantungnya berdegub dengan kencang, ia berulang kali menghela napasnya.
Lalu, ia keluar dari dalam mobil, melangkah dengan langkah yang pelan, gurat diwajahnya menampakkan sebuah kecemasan.
Sampai didepan pintu, ia tidak langsung masuk melainkan berdiri didepan pintu hingga beberapa menit lamanya.
Sebelum tangannya membuka knop pintu, ia menarik napasnya dalam-dalam dan setelah merasa siap barulah ia memutar knop pintu dan mendorongnya pelan.
Saat kakinya baru saja melangkah masuk, sebuah tamparan keras mendarat dipipinya, bukan hanya sekali saja melainkan dua kali tamparan yang keras itu mengenai pipi mulusnya.
Tubuh Lenna terhuyung kesamping, jika saja tidak ada sofa mungkin tubuhnya itu sudah terjerembak diatas lantai.
"Dasar anak pembawa sial!!!" bentak ayahnya, urat-urat dileher Adiyakso terlihat menonjol keluar, laki-laki itu sudah tidak bisa lagi menahan rasa kesal sekaligus emosi yang menyelimuti dirinya.
"Kamu selalu membuat kami dalam banyak maslaah, dari kecil hingga kamu sebesar ini masih saja menyusahkan kami." Katanya dengan suara yang menggelegar, "kamu tidak pernah membuat kami bangga, hanya bisa menyusahkan saja, dasar anak tidak tau diuntung"
Napasnya terdengar menderu dengan keras, dadanya terlihat naik turun. Ia membentak tepat didepan wajah anaknya dengan jari telunjuknya mengarah keatas kening Lenna
"Kalo bukan karena---"
"Pa!!! Cukup!!!" teriak istri Adiyakso menghentikan ucapan suaminya. Lantas, sang istri dengan langkah cepatnya menghampiri keduanya. Tampak tubuh Lenna bergetar dan sang ibu meraih tubuh Lenna kedalam pelukkannya.
"Cukup, Pa. Jangan pernah menyakiti anakku" sorot mata sang ibu tampak begitu tajam menatap kearah Adiyakso. Anna, istri Adiyakso itu juga tak kalah terima anaknya diperlakukan kasar oleh suaminya.
Melihat Anna yang membela Lenna, emosi Adiyakso semakin tersulut. Ia melepas pelukkan kedua wanit…
Pelakor Itu Sahabatku
Bab.75
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Endang Supriati
bpk ibu nya jahat, dia bukan anak ksndungnya tapi berani menikahkan alina dgn wali nikah bpk adopsi/ sambung. membiarkan ansknya zinah selama pernikahan. jagsnsm tuh orang tua. hrsnya kena penyakit yg mematikan seperti kanker.
biar sadar ds. taubat.
2025-07-08
0
Ma Em
Mungkinkah Alina dan Lenna tertukar dan Alina putrinya pak Adiyakso.
2024-11-14
1
Akbar Razaq
alhamdulillah double up.😁
2024-11-14
1