Air hangat di bathtub membelai kulitnya lembut. Uap memenuhi kamar mandi, menempel di kaca bening dan membuat wajah Alina tampak samar di pantulannya. Ia menenggelamkan separuh tubuhnya ke dalam air, memejamkan mata, mencoba menghapus semua bayangan siang tadi. Namun semakin ia berusaha melupakan, semakin jelas suara-suara itu menggema di kepalanya — suara ayahnya yang menuduh, dan tatapan dingin Pak Amir yang penuh ancaman tersembunyi.
Ia menarik napas dalam-dalam, lalu membuangnya perlahan.
"Aku capek..." bisiknya lirih, hampir tak terdengar di antara gemericik air.
Alina menatap ke arah jendela kamar mandi. Di luar sana, langit malam menggantung tenang, ditaburi bintang. Ia iri — seolah seluruh alam bisa beristirahat dengan damai, sementara hatinya tetap berkecamuk.
Setelah hampir tiga puluh menit berendam, Alina akhirnya keluar dari kamar mandi. Ia mengenakan jubah mandi putih lembut dan mengeringkan rambutnya sambil melangkah ke arah balkon. Udara malam yang dingin menyentuh wajahnya, membuat matanya sedikit segar. Dari lantai dua puluh, pemandangan kota Jakarta tampak berkilau — lampu-lampu mobil, gedung tinggi, dan bayangan orang-orang yang tampak kecil di bawah sana. Dunia terus berputar, meski hatinya baru saja remuk.
Ponselnya bergetar pelan di meja rias.
Nama Kayzo muncul di layar.
Alina menatap nama itu lama, seolah menimbang — apakah ia siap berbicara malam ini? Tapi entah kenapa, jari-jarinya bergerak sendiri, menekan tombol hijau.
Kayzo: “Kamu udah makan malam, Lin?”
Alina: “Udah, barusan. Kamu?”
Kayzo: “Aku baru pulang meeting. Capek, tapi tiba-tiba kepikiran kamu. Lagi apa?”
Alina tersenyum tipis.
Laki-laki ini, entah kenapa, selalu datang di waktu yang tepat — saat pikirannya sedang kalut, saat hatinya butuh sandaran, saat dunia terasa terlalu sunyi.
Alina: “Baru selesai mandi. Lagi di balkon.”
Kayzo: “Sendirian?”
Alina: “Iya, memangnya mau sama siapa lagi?”
Pesan itu dikirim dengan emoji datar, tapi Kayzo tahu di balik kata-kata itu ada guratan le…
Pelakor Itu Sahabatku
Bab 114. Dalam diam, ada yang mulai pulih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
efridaw995@gmail.com
sekian lama tidak update alurnya masih berputar "Thor
2025-10-16
1