Cukup lama ia menimbang-nimbang ajakkan Adiyakso. Disaat saat seperti ini, bayangan seorang laki-laki tampan, berpostur tubuh tinggi tegap, dan nyari sempurna itu melintas di benaknya. Sejak kepulangannya dari rumah sakit beberapa waktu lalu, laki-laki tampan tersebut sama sekali belum menemuinya kembali.
"Mas Kayzo" bisiknya dalam hati, Ia tahu bahwa sang pria sedang sibuk dengan proyek baru di perusahaannya, dan ia tidak ingin mengganggu atau bergantung pada laki-laki tampan itu, saling bertukar pesan saja Alina sudah bahagia.
Setelah cukup lama berfikir, akhirnya wanita cantik tersebut memutuskan untuk membalas pesan yang di kirim melalui whatshap, ia menerima ajakan sang ayah kandung untuk bertemu.
"Ayoo, Alina, nggak ada salahnya kamu mencari tau kebenarannya, siapa jati dirimu." Ia menyemangati dirinya dan menyakinkan dirinya. "Pasti ada alasannya, kenapa orang tuaku membuang ku.]
Setelah membalas pesanannya, ia menggenggam ponsel miliknya erat. Awal mula ia berpikir bahwa Anna adalah ibunya, tapi hati kecilnya mengatakan bukan, jika benar Anna ibunya, tidak mungkin sikap Anna selama ini begitu buruk padanya.
"Lalu ... Siapa ibuku?"
Karena tidak menemukan jawaban apapun atas teka teki tersebut, Alina merasa frustasi, ia memukul pelan kepalanya yang terasa pening. Ia menghela nafas kasar, lalu beranjak dari duduknya. Dan memutuskan untuk masuk kedalam, memutuskan tidur dan berharap ia bisa segera menyelesaikan masalahnya.
****
Ke esok paginya, pagi-pagi sekali Alina sudah terbangun dari tidurnya, wanita cantik itu sudah berdiri di depan pantry, ia membuat segelas susu hangat untuk menghangat tubuhnya.
Setelah susu buatannya susah jadi, ia memilih duduk di depan ruang tamu, menyalakan televisi. Untuk sesaat, dia fokus pada acara yang di siarakan oleh salah satu stasiun televisi, tapi menit berikutnya, ia teringat dengan pesan teks yang di kirim oleh Adiyakso, lantas, wanita cantik itu menimbang-nimbang kembali untuk…
Pelakor Itu Sahabatku
Bab. 111
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
NuLa
enak banget jadi adiyakso.... dulu di buang sekarang di akui
kemarin² lebih sayang anak tiri,,,
coba istri dan anak tiri kesayangan nya gak bikin ulah mana di akui itu Alina...
2025-03-19
1