“Hahaha, very funny Jov. Kadonya indah banget,” kata Monika. Tanpa ekspresi dan tanpa nada. Kalimatnya terdengar begitu pasrah dengan penuh kesedihan dan kehancuran. Hal semacam ini bukan yang pertama kali terjadi. Monika juga tahu itu, tapi sepertinya semesta sedang tidak berpihak padanya. Monika langsung berlari keluar tanpa mendengar penjelasan apapun dari Jovan. Untung reflek Jovan bagus jadi tidak sampai Monika keluar dari kantor Jovan berhasil meraihnya dan membawa Monik kembali ke ruangannya.
“Bunda…, dengar dulu ayah mau ngomong.”
“Mau ngomong apa? Baru kemarin sore lo kamu nyenengin aku. Baru kemarin sore kamu bikin aku terbang, sekarang dengan santainya kamu jatuhin gitu aja. Sakit Jov,” kata Monik.
“Bunda, jangan panggil aku kaya gitu….”
“Kenapa? Cuma karena aku nggak manggil kamu kaya biasanya terus kamu mau protes gitu? Kamu sadar nggak sih kamu habis bikin kesalahan?” Monik sudah tidak kuasa, kini dia mulai menangis.
“Bunda, Ayah nggak tahu dia siapa. Ayah nggak tahu dia datang dengan maksud apa, ini bukan pertama kalinya kan Bunda, jangan marah dong Ayah takut,” kata Jovan masih berusaha membujuk Monik.
“Kamu udah tahu ini bukan kali pertama tapi masih aja kamu terima. Kamu jujur deh sama aku, kamu juga seneng kan dapet tamu cantik kaya gitu? Wajar Jov, kamu laki-laki. Lihat istrimu sudah nggak cantik di rumah kamu pasti cari yang lebih di luar kan?”
“Astaghfirullah Bunda, kok bisa mikir gitu sih? Ayah nggak pernah suka dapet tamu nggak jelas kaya gitu.”
“Udahlah, aku mau pulang aja.”
Monik tanpa ampun melangkah keluar dari ruangan tanpa mampu dikejar oleh Jovan. Sekujur tubuhnya sudah keringat dingin. Monika yang ceria dan penuh tawa kalau marah memang bisa seseram ini, dan untuk kali ini marahnya dia benar-benar serius. Tanpa pikir panjang Jovan meraih kunci mobilnya dan sesegera mungkin menyusul Monika. Sayangnya Monika tidak sebodoh itu. Dia saat ini sudah menaiki sebuah taksi dan mulai melaju meninggalkan kantor Jovan. Jovan berlari menuju mobiln…
Ours In Another Story
16. Bertengkar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments