Jevan dan Rere langsung menuju ke sekolah Nafiza untuk menjemput putri kecil mereka. Ketika sampai di sana tepat ketika bel sekolah dibunyikan. Nafiza menurut pada semua kata-kata yang diucapkan kedua orang tuanya pagi tadi. Setelah pulang sekolah, dia langsung berpamitan pada Abi yang dijemput oleh ayahnya. Jevan dan Rere sempat bertemu dengan Junius yang terlihat canggung dan menjaga jarak dari kerumunan ibu-ibu. Ketika melihat kedua kakaknya, Junius kemudian menggandeng Abi untuk memberi salam dulu sebelum pulang.
"Mas, diundang makan siang juga sama Pak Haryo?" tanya Junius.
"Kamu juga?" tanya Jevan diangguki Junius.
"Yaudah Mas, Mbak, aku pulangin Abi dulu, nanti aku nyusul ya," pamit Junius.
"Hati-hati Yus," jawab Rere.
Di jam makan siang, Jevan dan Rere pergi ke salah satu restoran di Jogja untuk memenuhi undangan dari salah satu orang kepercayaan Papa. Jevan sebenarnya dari awal sudah merasa aneh. Kenapa orang kepercayaan Papa yang menjabat sebagai salah satu dewan direksi perusahaan tiba-tiba ingin menemuinya dan Junius itu bukan suatu hal yang wajar. Apalagi kalau mengingat pesan yang pak Haryo kirimkan kemarin malam. Terkesan seperti ada pembahasan penting yang akan mereka lakukan.
"Selamat siang Mas Jevan dan Mbak Reva, silahkan duduk," kata Pak Haryo dengan begitu sopan menyambut kedatangan Jevan yang diikuti oleh Rere istrinya.
"Santai saja Pak, sebenarnya ada apa sampai Bapak tiba-tiba mengajak saya dan istri makan siang? Sepertinya kita tidak hanya akan makan siang biasa, apakah terjadi sesuatu di kantor?" tanya Jevan akhirnya mengutarakan kecurigaannya.
"Kita bicarakan setelah makan siang tidak apa kan Mas? Sekalian menunggu Mas Junius," kata Pak Haryo.
Beberapa waktu kemudian Junius sampai. Dia datang seorang diri dengan tergesa karena sudah merasa terlambat. Setelah meminta maaf pada Pak Haryo, mereka langsung memulai acara makan siangnya. Pak Haryo sudah memesankan satu set menu makan siang mulai dari appetizer sampai ke dessert. Pak Haryo berusa…
Ours In Another Story
51. Ada Masalah di Perusahaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments