Malam itu Jevan dan Junius memutuskan untuk datang ke rumah Papa dan menanyakan apa yang terjadi. Barang kali Papa tahu tentang masalah ini. Ternyata bukan hanya Papa, Mama juga tahu. Mama juga menyebutkan jika sakit stroke yang diderita Papa saat ini salah satunya karena kaget mendengar kabar kondisi Kusuma Group. Papa hanya bisa duduk di kursi rodanya. Tubuh sebelah kiri Papa melemah, dan Papa sudah lumpuh sekarang. Papa bahkan menangis meminta bantuan kepada kedua anaknya yang datang agar membantu mengurus perusahaan.
"Papa nggak perlu khawatir, kita pasti selesaikan perkara ini," kata Jevan.
"Papa tenang aja, Iyus nggak akan diam lihat kondisi kaya begini," tambah Junius.
"Kalian berdua, kalian harus ngomong sama Jovan. Minta juga Jovan untuk bantu kalian. Dengan semua kemampuan dan pengalaman yang Jovan punya, pasti akan sangat membantu," kata Mama.
"Masalahnya nggak semudah itu Ma. Jovan masih trauma dengan apa yang terjadi di Singapura. Dia memang sudah merencanakan untuk pulang ke Indonesia, tapi Jovan tidak mau melanjutkan untuk bekerja lagi di kantor," kata Jevan.
"Jevan, cuma kamu yang bisa ngomong dan bujuk kembarmu. Kalian berdua itu tumbuh di rahim Mama bareng. Kalau Mama, Papa, atau adikmu nggak bisa ngasih tahu Jovando, tapi kamu selalu bisa. Semua kata-katamu didengar sama dia," kata Mama sudah menangis.
"Ma, jangan nangis dong. Ok, Jevan akan minta bantuan sama Jovan. Mama tenang aja ya, Mama jangan mikir yang aneh-aneh," kata Jevan nyaris ikut menangis mendengar penuturan Mamanya. Baru ini Mamanya sampai memohon padanya sembari menangis. Bukan hanya Jevan tapi juga Junius ikut sedih mendengar penuturan Mamanya.
Malam itu juga Jevan menghubungi Monika dan dengan perlahan menjelaskan semua yang terjadi. Monika bilang mereka sudah memesan tiket untuk kembali ke Indonesia minggu depan. Sembari menunggu semua barang mereka dipaketkan, Jovan juga berencana mengajak Monika dan anak-anak untuk jalan-jalan keliling Singapura sebelum kembali ke Indonesia.
"…
Ours In Another Story
52. Maukah Jovan Membantu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments