Jovan terduduk lemas begitu tahu kabar Papanya. Junius sebenarnya heran kenapa kakak sulungnya ini bisa datang dengan begitu cepat karena tidak peduli naik apa dan secepat apa, jarak Singapura dan Jawa tidak sedekat itu untuk bisa ditempuh dalam waktu singkat. Keheranannya semakin menjadi ketika Jevan yang datang langsung melayangkan pukulan ke pipi saudara kembarnya begitu saja.
“Mas kenapa sih?! Ada apa hei jangan pake kekerasan dong. Ini di rumah sakit. Sadar!” kata Junius mencoba melerai Jevan yang berusaha melayangkan pukulan kedua sedangkan Jovan tidak ada niat sedikitpun untuk melawan.
“Lo udah nggak waras atau lo emang gila, hah?! Udah nyakitin Monika sampai segitunya sekarang lo juga bikin Papa sakit. Nggak ada otak ya lo?!” kata Jevan terus berusaha memukuli Jovan.
Untung Mama keluar dari ICU dan ikut membantu melerai kedua anak kembarnya, “Berhenti nggak kalian? Papa lagi sakit dan kalian malah berantem kaya gini. Kalian mau lihat Mama juga ikut terkapar, iya?!”
“Ma…,” Junius lebih memilih menopang tubuh renta Mama yang hampir terjatuh karena merasakan keluarganya sedang tidak baik-baik saja.
“Sebenarnya ada apa sih? Mas, jelasin sama Iyus dong,” kata Junius mencoba mengorek masalahnya.
“Nih. Kakak yang selama ini kamu banggain ternyata nggak lebih dari seorang pengecut. Monika nggak akan pergi dari rumah kalau dia nggak sebrengsek ini,” kata Jevan masih dengan emosinya.
“Maksudnya Mbak Monik kabur gitu? Mas Jov jelasin jangan cuma diem,” kata Junius ikut menyerang kakaknya yang hanya mampu berlutut tanpa sanggup mengangkat kepalanya.
Junius membawa Jovando melipir ke kantin rumah sakit. Dia tidak tega melihat wajah kakak sulungnya pucat dan tanpa tenaga begitu. Apalagi dengan tambahan memar di ujung bibir hadiah dari kembarnya membuat Jovando terlihat semakin menyedihkan. Untuk sampai di kantin saja dia masih harus menyeret kakinya. Junius jadi harus menuntunnya agar kakaknya tidak terjatuh jika tiba-tiba pingsan.
“Nih Mas, diobati dulu itu,” kata Junius…
Ours In Another Story
46. Papa Jatuh Sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments