Pagi ini giliran triple J yang akan mengadakan sidang bersama seluruh dewan direksi dan jajaran petinggi Kusuma Group. Papa ikut bersama ketiga putranya ke kantor hari ini. Mama yang menemani dengan setia berjalan pelan sembari mendorong Papa yang hanya bisa duduk di atas kursi rodanya. Sejak masuk hingga sampai di ruang rapat, seluruh karyawan membungkukkan badan sebagai tanda hormat pada orang yang pernah menduduki jabatan tertinggi di Kusuma Group itu. Papa mungkin bukan yang mendirikan Kusuma Group, tapi karena Papa lah Kusuma Group bisa menjadi perusahaan sebesar ini bahkan diakui sebagai perusahaan dengan nilai saham paling stabil.
"Anak-anak, Papa mau minta waktu ngomong sama kalian," kata Papa pada ketiga putranya.
Selain Papa, Mama, dan triple J, semuanya meninggalkan ruang kerja yang sekarang ditempati oleh Jovando. Begitu semuanya pergi, ketiga putra kebanggaan Jeffrey mendekat ke arahnya.
"Jovando, kamu yang tertua di antara anak-anak Papa dan kamu adalah yang paling Papa andalkan. Kamu harus bisa membimbing adik-adikmu. Jangan biarkan mereka jatuh ya," kata Papa.
"Pasti Pa," jawab Jovan.
"Jevan, kamu anak tengah Papa. Dari kecil kamu yang paling beda dari yang lainnya. Tapi kamulah yang selalu bisa mengeratkan hubungan kakakmu dan adikmu. Karena kamu Kusuma family yang Papa impikan bisa terbentuk. Kamu harus bantu kembarmu juga jangan tinggalkan adikmu ya," kata Papa kali ini pada Jevan.
"Dan kamu Junius...," Junius lebih dulu berlutut di hadapan Papa sebelum Papa melanjutkan kata-katanya.
"Kamu adalah anak bungsu kebanggaan Papa. Kamu walaupun paling kecil tapi kamu selalu bisa mengingatkan kakak-kakakmu kalau mereka ada salah. Kalau bukan karena kamu yang selalu ada sama Papa mungkin Papa sudah memilih menyerah. Senyum kamu, candaanmu, selalu bisa menghibur Papa. Pesan Papa buat kamu, jangan pernah jauhi kedua kakakmu. Mereka butuh kamu," kata Papa.
"Mana mungkin Junius ninggalin Mas Jov sama Mas Jev. Karena mereka berdua juga Junius bisa sampai ke ti…
Ours In Another Story
72. Dukungan dari Keluarga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments