Sore hari berikutnya, Haikal datang sesuai janjinya pada Nafiza tempo hari. Hari ini dia akan mengajari Abi dan Nafiza bermain bersama menciptakan harmoni dengan menggunakan alat musik yang berbeda, Abi dengan pianonya dan Nafiza dengan biolanya. Ketika dia sampai di pelataran rumah, dia melihat sang tuan rumah sedang duduk bersama istrinya dan ikut bermain dengan cucunya yang kebetulan sedang kumpul semuanya.
"Assalamualaikum om, tante," sapa Haikal.
"Waalaikumsalam," jawab Papa dan Mama.
"Nafiza, Abi, sini makannya di selesaikan dulu terus masuk ini om Haikal sudah sampai lho," kata sang nenek pada kedua cucunya yang tengah berlarian.
"Maaf tante, Jevan ada di sini? Saya lihat mobilnya di halaman, kok tumben jam segini sudah di rumah?"
"Oh iya orangnya ada di dalam. Rere sakit jadi dia absen dari kantor untuk nemani istrinya," kata Mama.
"Sakit? Sakit apa?"
"Yasudah kamu masuk saja dulu. Tengokin sepupumu sambil nunggu anak-anak selesai makan gimana?," kata Mama mempersilahkan Haikal masuk ke dalam rumah.
Haikal mengangguk kemudian berjalan masuk ke dalam rumah. Sebenarnya rumah ini tidak terasa asing lagi untuknya karena sejak jaman Rere dan Jevan belum menikahpun dia sudah beberapa kali mampir kemari dan menemani kembar beda orang tuanya itu. Papa dan Mama juga mengenalnya sebagai sepupu protektif karena sering kali menjadi pihak ketiga jika Rere sedang berduaan dengan Jevan. Mama Tiwi dan Papa Jeff sering kali menerima Haikal di rumah mereka saat Rere datang untuk menemui Jevan.
"Hi Jev, katanya Rere sakit," sapa Haikal yang melihat Jevan berjalan ke arah dapur.
"Tuh di kamar atas. Yang pintunya kebuka. Masuk aja. Sekalian lo bujuk biar mau makan. Dari kemarin belum makan sama sekali mana muntah-muntah terus. Bingung aku harus ngadepinnya gimana. Sepupumu itu kalau sudah bilang nggak mau susah banget dibilanginnya," jawab Jevan.
"Ada apa sih? Kayaknya dia sehat-sehat aja kemarin. Habis telfonan juga ngebahas mau ngajukan Nafiza dan Abi buat tampil di acara perp…
Ours In Another Story
65. Perasaan Rere
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments