Mau ikut-ikutan seperti Rere, Jevan memutuskan untuk ikut duduk dan memunggungi Rere. Keduanya saling bersandar pada punggung satu sama lain. Jevan mulai memejamkan mata dan mengikuti alur nafas Rere. Dia menyamakan irama hingga dia sendiri tidak sadar sejak kapan pikirannya mulai tenang. Padahal beberapa saat lalu dia masih memikirkan ini itu. Mulai dari “Nafiza sedang apa” hingga “Gimana keadaan kantor” semuanya bercampur aduk di dalam pikirannya.
“Jevando? Mas kamu nggak tidur kan?” tanya Rere yang masih bertahan pada posisi yang sama.
“Nggak. Enak banget ternyata ya, tiba-tiba pikiranku bisa jadi jernih banget gini,” kata Jevan yang sama tidak mengubah posisi duduknya.
Rere tersenyum mendengarnya. Dia juga tidak menyangka jika caranya menenangkan diri ini bisa diikuti oleh Jevan. Mereka berdua masih tetap di posisi yang sama, hingga merasa sore sudah semakin mengepung. Rere takut ketinggian, jadi Jevan tidak mau ambil resiko istrinya ini kenapa-napa. Ketika kembali nanti Jevan harus kembali ekstra hati-hati menemani istrinya.
Setelah pergi selama hampir 3 jam lamanya, keduanya sampai di sebuah warung tempat pak Purnomo menunggu. Reva mendudukkan dirinya di salah satu bangku warung kecil di sana kemudian memesan dua cangkir teh hangat untuk dia dan Jevan. Kalau Rere sih baik-baik saja, tapi Jevando sekarang ini kedinginan parah. Setelah sampai di parkiran dia langsung mencari jaket di jok belakang dan meringkuk di dalam mobil.
Setelah pesanan jadi, Rere membawa segelas untuk Jevan. Dia meminta Jevan menghabiskannya sedikit demi sedikit. Pada akhirnya Reva minta yang segelas utuh dimasukkan dalam termos kecil yang dia bawa sedangkan dia menghabiskan milik Jevan.
“Mbak mau makan malam di mana?” tanya pak Purnomo.
“Di mana sajalah pak, di resto hotel saja juga tidak masalah. kasihan Mas Jevan kedinginan gini,” kata Rere melihat Jevan yang saat ini sudah tertidur di sampingnya, meringkuk menggunakan jaketnya ditambah jaket Rere yang dia pakai untuk menyelimuti kaki j…
Ours In Another Story
28. Tenang Seperti Air
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments