Masuk minggu ke-20, membuat perut Rere semakin terlihat besar dari hari ke hari. Persis seperti ketika dia hamil Nafiza, pergerakannya jadi tidak selincah sebelumnya. Tapi bedanya, dia selalu terbakar semangat. Tidak pernah ada kata lelah dalam kamus barunya. Berbeda dengan ketika dia hamil sebelumnya yang cenderung tidak bertenaga dan mudah kelelahan. Rere juga tidak sesensitif sebelum-sebelumnya. Jujur saja Rere sudah bisa jauh lebih baik menghadapi kehamilannya ini.
"Mandi gih, siap-siap. Sudah ditunggu Nafiza," kata Rere.
Jevan lebih dulu mencium bibir Rere, tidak lupa dengan mata dan keningnya juga ditambah perut Rere. Jagoan kecil mereka memang belum besar, tapi Jevan yakin dia akan mendengarkan setiap kalimat yang diutarakan oleh kedua orang tuanya.
"Tok tok, sudah bangun gantengnya Papa?" tanya Jevan.
"Sudah Papa," jawab Rere meladeni suaminya.
Jevan tersenyum lalu kembali mencium perut Rere kemudian melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan mengembalikan seluruh kesegaran badannya. Selesai mandi, dia bersiap untuk berangkat ke kantor. Dia lagi-lagi tidak akan pergi ke kantornya sendiri melainkan ke kantor Papa dan masih akan berjuang keras untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada. Jevan hanya bisa berharap jika masalah ini akan selesai sebelum Rere lahiran nanti jadi ketika hari menegangkan itu datang Jevan bisa fokus untuk menjaga Rere.
Di tempat lain, Rere sama berjuangnya. Sejak turun dari mobil Jevan pagi tadi, dia langsung kebanjiran pekerjaan. Mengatur dua usaha di waktu yang bersamaan memang tidaklah mudah tetapi mau bagaimana lagi. Dia adalah seorang istri yang harus berbakti pada suaminya. Rere juga sudah berjanji jika dia akan selalu mendukung apapun keputusan yang diambil oleh Jevan.
"Han, ini daftar belanja bulan ini. Jumlahnya sudah aku perbaiki, tinggal dibelanjakan. Aku juga sudah menghubungi pemilik toko kainnya. Kamu tinggal konfirmasi jumlah sama menyelesaikan transaksi. Ini ATM-nya, nanti bukti pembayaran langsung ka…
Ours In Another Story
57. Terbakar Semangat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments