“Mau makan jangan nangis, nanti ikannya ikut nangis,” kata Jevan.
“Apaan sih, dia udah mateng di atas piring mana bisa nangis,” kata Rere.
“Bisa aja, mau lihat? Nih kutunjukkin,” Jevan kemudian meraih pisau dan garpunya kemudian secara perlahan memotong bagian tubuh ikan bakar di hadapannya sambil menirukan suara tangisan. Rere mendengarnya otomatis tertawa. Walau sebenarnya sedikit memalukan dia meniru tangisan dan membuat seolah-olah ikannya kesakitan ketika dia potong tapi asal Rere bisa tertawa dia tidak masalah.
Jevan hanya memperhatikan, hingga Rere berhenti tertawa dengan canggung dan meminum jusnya dengan tak kalah canggung baru Jevan beraksi. Dia merogoh saku celananya mengeluarkan sesuatu dari sana. Sebuah kotak merah kecil berisi kalung. Rere ingat kalung itu. Kalung yang pernah dia tarik hingga putus dan dia buang begitu saja.
Jevan berdiri di belakang Rere untuk memasangkannya sambil berucap, "Cantikku, kalung ini jangan pernah dibuang lagi ya."
"Kenapa kamu baru kasih sekarang Jev? Kalung ini kupikir hilang," kata Rere.
"Kalung ini ada diaku, tapi aku ragu mau kasih balik ke kamu. Terlalu banyak kenangan di dalamnya. Aku cuma nggak mau kamu jadi ingat rasa sakit yang pernah ku kasih ke kamu ketika itu."
"Aku janji aku nggak akan ingat yang jelek. Aku cuma akan ingat semua yang bagus aja. Aku cuma mau inget moment bahagia kita aja, nggak yang lain," kata Rere membuat Jevan tersenyum.
"Reva Aulia, cantikku. Ibu dari anak-anakku, aku cinta sama kamu," kata Jevan berbisik di telinga Rere kemudian mengecup sekilas pipi Rere.
"Mau mulai lagi nih? Perdebatan kita nggak ada ujungnya kalau soal menentukan siapa yang lebih sayang siapa," kata Rere membalas senyum sambil menatap lekat kedua mata Jevan yang memantulkan wajah cantik Ananda Reva Aulia.
Jevan dan Rere menutup perjalanan mereka dengan manis. Di hotel tempat mereka menginap, Jevan meminta untuk merapikan kamar mereka dan menghiasnya kembali sama seperti pertama kali mereka masuk ke dalam kamar.
Begitu…
Ours In Another Story
30. Kalung Penuh Kenangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments