Tak lama setelah keluarga Jevan sampai di rumah sakit, Lia dipindahkan ke ruang bersalin. Karena Junius tidak sanggup menemani akhirnya Rere yang menemani di samping Lia dan ikut masuk ke ruang bersalin. Sekitar 1 jam lamanya mereka menunggu, tangisan pertama langsung menggema ke seluruh ruangan bahkan hingga terdengar oleh mereka yang menunggu di depan ruangan. Lalu disusul tangisan berikutnya 13 menit kemudian.
Setelah dokter memastikan ketiganya sehat dan baik-baik saja, Rere melangkah keluar dan digantikan Junius menggendong Abi masuk ke dalam. Junius meletakkan Abi di samping Ibunya sedangkan dia menerima kedua putranya untuk dia adzani. Begitu semua prosesnya selesai dan Lia sudah kembali ke ruang rawat inap, Rere dan Jevan mengajak Abi dan Nafiza untuk makan malam dulu sementara Junius menemani Lia yang sedang istirahat.
“Mama, kok tadi tante Lia teriak sih?” tanya Nafiza yang saat ini ada di pangkuan Rere.
“Ngeluarin adek bayi tuh sakit ya Ma? Kalo gitu Nafiza nggak jadi mau punya adek ahh, Nafiza nggak mau Mama sakit,” kata Nafiza.
Setelahnya dia malah menangis, di sebelahnya Abi juga masih sesenggukan karena tadi habis ketakutan mendengar tangisan adiknya. Memang bukan keputusan yang tepat mengajak anak-anak ke rumah sakit. Ya habis Jevan juga tidak akan sanggup menjaga Nafiza dan Abi hanya sendirian. Lagi pula Abi juga harus bertemu dengan adiknya kan. Dia sendiri yang tadi bilang ingin ikut dan memaksa.
“Nggak sakit kok sayang, udah nggak usah nangis ah,” kata Rere sambil menghapus air mata Nafiza yang saat ini sudah ada digendongannya.
“Papa, Nafiza nggak mau punya adek. Pokoknya nggak mau. Nafiza nggak mau Mama sakit Pa,” kata Nafiza kali ini pada ayahnya.
“Kok gitu? Katanya mau punya adek, kan Nafiza pernah bilang pengen dipanggil Kakak,” kata Jevan berusaha membujuk anak gadisnya.
“Ya habis Nafiza nggak mau Mama kesakitan. Nggak mau pokoknya nggak mau,” bukannya tenang Nafiza malah semakin keras menangis. Jevan baru tersadar jika tepat di hadapannya…
Ours In Another Story
19. Nafiza Tidak Mau Punya Adik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments