Pagi berikutnya Rere bangun pertama kali. Bahkan ketika sinar matahari belum sempurna menyapa dunia Rere sudah membuka matanya. Disampingnya Jevan masih asik bermimpi melupakan janji mereka semalam. Jevan janji kalau pagi ini mereka mau melihat sunrise di pantai yang ada di dekat hotel mereka. Toh jaraknya tidak jauh, jalan juga sampai. Tapi laki-laki anak satu ini sangat-sangat malas. Sudah diseret-seret masih juga tidak mau bangun.
“Pagi ini batal, jatah nanti malam juga batal,” kata Rere sudah tidak peduli.
Jurus pamungkasnya ini berhasil. Jevando langsung melangkah masuk ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi lalu menyusul Rere yang memilih untuk menunggu di lobby hotel. Keduanya berjalan di tepi pantai tanpa menggunakan alas kaki. Rere masih mengenakan dress tosca dibalut sweater tipis sedangkan Jevan masih setia dengan oblong putih dan training hitamnya, pakaian tidur kesukaan mereka.
Keduanya sengaja berjalan dekat dengan tepi, membasahi kaki mereka dengan hangatnya air pinggir pantai. Suara deru ombak, angin sepoi-sepoi, dan Jevando. Wahh apalagi yang harus Rere minta? Sayangnya Nafiza tidak ada di sini. Jika ada, kebahagiaannya akan sempurna.
“Jev, balik jogja aku mau potong rambut boleh nggak?” tanya Rere setelah beberapa waktu terdiam.
“Ngapain pake tanya? Biasanya juga nggak,” kata Jevan heran.
“Aku mau potong pendek. Ubah gaya rambut, gimana menurutmu?”
“Alasannya? Ma, kamu kan pecinta rambut panjang. Kok tiba-tiba pengen rambut pendek?”
“Nggak tau, tiba-tiba pengen aja. Semalam aku mimpi ketemu Mama, rambutnya pendek sebahu gitu, lurus hitam tebal, cantik banget tahu. Aku pengen juga. Aku ingin bisa secantik Mama,” jawabnya.
“Terserah kamu aja, apapun kondisimu kamu tetap cantik kok. Mau rambut pendek, mau rambut panjang aku tetap sayang. Bahkan kalau kamu botak sekalipun cintaku nggak akan terpengaruh,” kata Jevan sembari mengelus rambut Rere.
“Kamu tuh kenapa sih mas dari kemarin gombal mulu, geli ih. Udah bukan umurnya kita gombal-gombalan gi…
Ours In Another Story
25. Gombalan Jevan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments