Aku ingat kali pertama masuk ke Sisi Lain. Masih mengenakan seragam merah putih, ya aku pertama kali menemukan sisi lain dunia adalah 6 tahun silam. Di sana, hanya disana, kurasakan kesejukan yang selama ini kucari. Hembusan angin yang berdesir lembut di wajahku, padang perdu yang menghampar sepanjang mata memandang, dan gunung hampir sempurna lancip seperti piramida. Seperti mimpi. Tidak ada mereka.
Berulang kali aku mampir ke Sisi Lain. Bermain bersama buku catatan, tidak lebih tepatnya buku bergambar dan mp3walkman. Aku sungguh terlena dibuatnya. Tempat misterius di gedung tua. Lapang perdu terhampar. Hal ini membuat isakku terhenti.
"Hey? Kau dengar aku?"
"Menjauhlah, suaramu kedengar jelas dari 20 meter juga."
"Baguslah, jiwamu sudah kembali." Nadla memberi senyuman liciknya.
"Kau bawa barang-barang yang aku pinta?" tanyaku pada Nadla.
Nadla mengangguk. Si Gadis Antagonis mengulurkan tas gandong yang berderak-derak isinya.
"Kalian?" tanyaku pada Sally dan Antara bergantian.
Mereka mengangguk pergantian. Kentara sekali Antara si Ilmuan Gila ingin mengeluarkan seribu pertanyaan. Aku melarangnya bertanya lewat tatapan menghunjam bagai baja Valyria.
"Semua akan kuceritakan. Aku janji akan menceritakannya dari A sampai Z."
Dalam satu tarikan mantap, gerbang sebesar 5x5 meter itu digeser. Berderak, kemudian berhenti sehabis mengantam rel pembatas.
Bayangkan wajah-wajah manusia purba ketika diberitahukan benda ajaib bernama smartphone oleh timetraveller. Terkejut, mata membulat sempurna, mulut menganga bak ikan koi. Seperti itulah yang terjadi sekarang pada Antara, Sally, dan Nadla. Mereka akan tetap melongo kalau dibiarkan. Maka aku memecahkan hening melalui satu tepukan mantap.
"Nah, silahkan masuk." Aku mempersilahkan mereka melangkah melewati garis pembatas, tapi mereka tetap enggan dan masih diam terpesona. "Sekarang atau tidak sama sekali." Kuancam mereka.
Si Gadis Antagonis yang pertama kembali jiwanya dari perjalanan jauh menuju Amsterdam. "Baiklah ayo semua,…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 6 - Paradise
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Quinnela Estesa
😔 tulisan kak Ripley kadang bikin orang harus baca dua kali. metafora dari kata anak bebek kayak gini loh yang bikin orang yang suka baca cepet kayak aku jadi pusing kadang😄
2026-03-09
0
Ayanagi Souma
Sanya apaan?
2024-02-23
1
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Kenapa aku kepikiran suara orang Manado ya dibagian ini 🤣🤣🗿
2024-02-22
2