Tepuk tangan gegap gempita mengisikan lapangan. Aku menunduk hormat kemudian melangkah menuruni panggung.
"Makasih banget Kak Raya udah mau dateng ke acara ini. Padahal jadwal padet banget."
"Tidak masalah kok, lagipula aku dulu sekretaris OSIS di sini, justru datang pada acara yang diadakan adek kelas adalah salah satu kewajiban," ucapku lembut, sembari memberikan microphone pada lelaki berwajah sayu itu.
Tatapan beraneka rupa tertuju padaku. Mesum, kagum, benci, dan lainnya lagi membuatku jengah. "Aku pergi dulu,"
"Terima kasih kak!"
Aku melangkah menyusuri koridor yang berjejal-jejal pintu dan jendela di kiri tanganku. Sinar ultraviolet mentari dan teriakkan Pak Anton masih sama saja. Iya, sekolahku masih sama saja, tidak banyak berubah. Tiga tahun penuh kenangan. Tak dirasa sekarang aku sudah hampir lulus kuliah.
Bagaimana kondisimu di sana Villain Marvel?
Mataku masih tak mau berpaling dari papan yang bertuliskan X MIPA 11. Kelas lamaku dulu ketika masih kelas 10. Sangat merindu.
Seseorang mencolek pundakku. Aku berpaling.
"Felisia." Mahendra berkata. Wajahnya masih sama persis dengan ketika masa SMA, bedanya tumbuh kumis tipis di atas bibirnya. "Sudah waktunya pergi. Atau belum? Masih ingin lihat-lihat sekolah?"
"Tidak, aku sudah selesai. Ayo pergi, yang aku cari bukan di sini." Kami berjalan melewati lapang voli, masuk ke lapang parkir. Motor ninja menanti di depan pagar sekolah.
"Apa yang kamu cari sih sebenarnya?" tanyanya ketika tiba di samping motor. "Sumpah, gua gak paham." Tambahnya sembari memakaikan helm.
"Kau akan paham."
Hening sejenak mengisi. Mata elok si buaya darat itu tak lagi ingin merasuki jiwaku, dia sudah ada yang punya, tak mau bermain lagi. Tentu bukan aku.
"Yaaa....gua tak paham. Mohon penjelasannya aja ntar oke?"
"Tenang saja. Semua akan aku ceritakan nanti," kataku sembari memakaikan helm.
Kemudian kami pun meluncur pergi menggunakan. Angin berkesiur di telingaku. Pemandangan gedung berjejal-jejal itu perlahan hilang dan lama-lama berg…
Temui Aku Di Sisi Lain
Epilog
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Ayanagi Souma
Yah happy ending, padahal kukira bakal ada buku keduanya /Cry/
2024-08-06
0