Aku harus kembali seperti dulu. Sebelum mengenal Klub Karuta. Dan yang aku rencanakan adalah dengan mengabaikan panggilan rapat anggota, melengos ketika pandangan bertemu, dan berpura-pura tidak mengenal mereka. Tentu saja, harus ada support agar rencana ini terlaksana. Mira, Ardhan, dan Salam akan menjadi benteng pertama.
Semua berjalan sesuai prediksi BMKG. Teori dan perhitungan lapangan saling melengkapi satu sama lain. Namun, itu semua seakan sia-sia pada minggu berikut-berikutnya lantaran mereka kerap kali menghampiriku seperti hendak bertemu Miss Universe. Beragam godaan, lelucon, pekikkan aneh nan ajaib, dan cara yang di luar akal sehat manusia mereka bawakan untuk meraih perhatianku.
Sekarang sudah minggu kedua semester genap. Acara perpisahan Erika sudah selesai. Tempat duduk sudah dirolling. Aku kini duduk sebangku dengan Mira. Ardhan dan Salam duduk di bangku belakangku. Di bangku depanku, diisi oleh dua saudari. Oscella dan Tyta.
Salam datang ke mejaku, bersamaan dengan dua buku catatan dan peralatan tulis. Dia duduk pada tumitnya, lutut menyentuh lantai.
"Yang ini gimana euy? urang masih gak paham sama hukum gravitasi Newton."
Baru saja aku hendak menuliskan runtutan cara menyelesaikan problemnya, seseorang yang janggal cara pikirnya menghampiri mejaku. Dia berparas aneh dan konyol. Mata sayu yang penuh dengan kejenakaan.
"Oy, Sekretaris, ajarin gua uga!"
Si Konyol Zoya mendaratkan bukunya dengan dramatis di atas meja. Tak segan ia menarik kursi baris sebelah yang kosong, mendempetkan ke kursiku. Aku tercekat dibuatnya. Zoya menggeser-geser sampai-sampai aku jadi roti isi dengan Zoya dan Mira sebagai rotinya dan aku sebagai isinya.
"Zo, Zoya?" Mira gagap dibuatnya.
Semua mata mulai tertarik melirik ke arah kami.
"Gimana, watashi bingung bat, sumpah! Demi dewa Zeus!"
"Zoya, jangan bercanda," ucapku lembut yang mana tak dihiraukannya. Padahal aku susah payah mengatakannya karena tenggorokkanku masih sakit.
"Ngeri bat gua liat soal ini, mata watashi langsu…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 28 - Pilihanku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Ayanagi Souma
pertanyaan; sekaya apa dan pekerjaan apa yg dimiliki bapak Aya kita ini?
2024-08-06
0
Ayanagi Souma
as I expected
2024-08-06
0
Ayanagi Souma
let me guess, hmm ... Mahendra?
2024-08-06
0