"Sudah aku bilang aku baik-baik saja," ucapku malas, seraya menuangkan susu ke permukaan larutan fluida dengan viskositas itu. Sebuah hati terukir di permukaan fluida.
"Benarkah? Apa hanya perasaanku saja ya? Apa mungkin hati ini menipuku?"
"Kau tak perlu sampai datang jauh-jauh kemari."
"Kakak dengar dari Bi Hannah kalau ada sesuatu terjadi padamu."
Aku menaruh minuman beracun pada lelaki itu. "Cafè au lait mu sudah datang." Lelaki itu tersenyum. "Nah katakan sesuatu apa yang menimpaku."
"Sesuatu yang baik, begitu kata Bi Hannah."
"Kalau begitu tak perlu sampai terbang kemari."
"Justru karena aku mendengar kabar baik, jadi aku ingin kemari."
Lelaki itu menyeruput racunnya, kopi yang aku beri kutukan. "Tadi itu temanmu. Dia hebat. Cantik tapi juga garang. Aku sempat tak percaya perkataan Aiden bahwa dirinya kalah oleh gadis SMA," tambahnya seranya menoleh pada lelaki berwajah kebiruan di pipinya itu.
Aku melipat tangan. "Angelica memang begitu. Jangan engkau usik dirinya bila ingin selamat."
"Menarik." Kakak menyeruput kopi. "Aku jadi penasaran bagaimana kalian berdua bertemu? Dan oh aku dengar kau ikutan ekskul Karuta, tumben."
"Aku sekretaris kelas dan Angelica keamanan kelas yang bertugas menjaga anak-anak agar tidak kabur dari tugas piket." Aku melihat jam dinding, sudah hampir pukul 10 malam.
"Pantas saja, dia orangnya kasar. Memang melakukan tugas kasar." Kapuk kursi berlengan merambas. Aiden, duduk bersantai di sebelah kakak. Pipinya merah.
"Emmm, begitu. Lucu juga membayangkannya. Mirip seperti ibu mertua." Kakak tertawa kecil. Dia berdeham."Oh kau belum menjawab pertanyaan sebelumnya."
"Hanya tertarik permainan yang dimainkan Chihaya, agak aneh menurutku jadi aku penasaran. Tidak ada alasan lain," ucapku kecut.
Suara bising itu mendekat."Besok kalian mo ikut ke Jakarta tidak?" tanya wanita rambut pirang pada Kakak dan Aiden. Dia menyingkapkan ponsel.
"Nanti deh, soalnya besok aku mau ke rumah ortu dulu," jawab Aiden.
"Kalo lu?" tanya wanita itu pada Kakak.
…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 12 - Jangan (Bagian Dua)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Agniz
untung Udah dijelasin di akhir klo potonya pake A.I. 😞
2024-04-22
1
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Yah... kirain dilempar ke tehel 🤣🤣
2024-02-25
1