"Hey Zoya! Perhatikan di depan, materi ini akan masuk ke ujian tengah semester. Perhatikan! Yang lain juga perhatikan!"
"Iya pak!" desis Zoya.
"Jangan salahkan bila dapat nilai ukuran sepatu."
Zoya bersungut-sungut. Penghuni kelas lain menaruh atensi mereka pada papan tulis penuh angka-angka, tuan x, tuan y, sin, dan cos.
"Dari mana sih munculnya angka 0.6 itu? Matematika itu ajaib banget deh," komentar Sally.
"Sinus 37°," dengusku maklum.
"Ah begitu! Terima kasih!"
Aku mengangguk kecil.
"Oh btw, kamu beneran ikutan clasmeet nanti?"
"Bulutangkis, aku lagi ingin main bulutangkis," kataku berdusta.
Sebetulnya alasan aku mengikuti classmeet bulutangkis adalah karena untuk alibi agar bisa lari dari rencana aneh-aneh Gadis Antagonis. Aku tak suka lautan, bisa dibilang benci.
Halaman buku dibalik. Garis-garis kembali diisi oleh deretan angka dan huruf.
Ujian ya, padahal baru saja aku memasuki sekolah ini. Rasanya waktu cepat banget berlalu.
Satu minggu sudah berlalu sejak kami menemukan anomaly dari dunia Sisi Lain. Rupanya, selama absenku dari Sisi Lain, terjadi perubahan signifikan di sana. Kami tak bisa menjelajahi Sisi Lain seperti waktu lalu. Ada lautan membentang di sekeliling portal. Tidak ada cara menyebranginya. Di portal tempat Nadla biasa masuk pun demikian.
Ya, tempat keluar portal menjadi berubah atau bisa dibilang hukum di sana berubah. Aku tak tahu apa lagi yang terjadi di sana sejak seminggu ini. Tapi kali ini harus kembali ke dunia nyata, menghadapi fakta yang selalu dihindari seorang pelajar, ujian sekolah.
Dengan begitu, kembalilah kehidupanku yang tak berarti. Duduk memandangi papan tulis yang kubenci.
Bel mengalun nyaring. Pak Roro melangkah pergi secepat seorang pejabat negara ketika ditanya 'dapat dari mana uang segitu.' Oh ya perihal pejabat, sesungguhnya aku mendapat gelar Sekretaris kelas pun karena permainan tunjuk bukan karena keinginanku. Iyap benar, yang pertama mengusulkan aku menjadi ketua adalah Sally. Untungnya aku tidak mendapat suara te…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 7 - Counting Stars
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Rikka
Jadi ini mirip kayak saluran televisi yang bisa diganti dengan menyesuaikan frekuensi sinyal menggunakan remote TV, begitukah?
2024-04-07
1
Agniz
just, how introvert this protag could be?
ortu jarang di rumah dia kesal si oke.
tp kakaknya keliatan baik tp dia masih betmut kyk bocah tk lagi tantrum.
tp bisa jadi sikapnya ke kakak kyk insecurity
2024-02-19
1
Manusia Biasa
Sama kayak kelasku dulu 5k perminggu
2024-02-12
1