Las Vegas Sphere, mahakarya umat manusia, layar LED terbesar di dunia yang dibalutkan dalam sebuah kubah luar biasa besar. Resolusi 18K, bayangkan!
Emot lucu tersenyum padaku. Dia kuning gempal, melotot lalu berkedip. Ini bukan CGI, tapi asli tampilan dari layar LED. Selimut Sphere berganti menjadi planet lunar. berpendar mirip bulan purnama. Begitu kelihatannya bila aku melihatnya dari kejauhan, tapi semakin dekat semakin aku takjub.
Layar LED terbesar ini pada jarak dekat hanyalah kumpulan titik bola lampu yang membentuk kubah LED yang dari jauh terlihat bak CGI. Bahkan , dari dekat aku bisa melihat yang terjadi di Sphere tanpa masuk ke dalamnya. Pencapaian rekayasa teknik yang luar biasa.
Oke, sudah cukup melankolisnya, kalian cari sendiri pada mbah google visual Las Vegas Sphere seperti apa. Ini sudah era teknologi bukan era medieval.
Kami berjalan memutari bola terbesar dunia. Lunar merah berganti dengan mata. Di bagian bawah mata itu, terukir tulisan "West Entry". Lewat sanalah kami akan masuk ke dalam Sphere.
Sebelumnya, Nadla dan aku sudah menelusuri posisi portal menuju Sisi Lain. Portalnya berada tak jauh dari backstage Sphere. Mudah, tinggal bagaimana caranya masuk tanpa terdeteksi sekuriti bahwa terdapat tujuh anak SMA membawa senjata api.
Rencana kami sederhana, get in and get out. Perkara di lapangan, biarlah sang author yang menentukan. Kami bingung tak kepayang karena tak ada celah masuk ke Sphere selain pintu utama.
"Amboi, gugup bat watashi!"
"Te–tenang Zoy." Mahendra berkata gagap. "Berjalan biasa, iya biasa, kek biasa."
"Lu malah yang gugup boy!"
Pria hitam tempayan itu menoleh padaku. Pandangan bertemu. Sial. Jantungku berdebar, dustak-dustak mirip seperti DJ. Pandangan sekuriti negeri paman sam rasanya mengerikan benar. Tajam setajam silet.
Tanganku berpeluh keringat dingin. Aku menunduk, berusaha menghindar dari tatapan seperti silet tersebut.
Sally melekatkan diri kepadaku, memegang erat tangan kananku. Tak heran bila tatapan menghujam itu me…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 17 - Party Rock Anthem (Bagian Satu)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Ayanagi Souma
kayanya ni anak anak punya unlimited gun works dah, dari kemarin peluru, bom, dll gak habis habis wkwkwk
2024-08-06
0
Ayanagi Souma
they have a gun kali, kalo got artinya mendapatkan bukan?
2024-08-06
0
Ayanagi Souma
gak bisa dibayangkan soalnya belum pernah kesana
2024-08-06
0